Maulid Nabi
Maulid Nabi 2018 - 7 Makanan Khas Nusantara ini Kerap Hadir di Perayaan Lahirnya Nabi Muhammad SAW
Perbedaan jenis makanan tradisi perayaan Maulid Nabi disebabkan karena adanya perbedaan tradisi dan budaya di wilayah Indonesia.
Editor: Bobby Wiratama
Sumpil merupakan makanan khas tradisi weh-wehan atau hantaran pada saat peringatan Maulid Nabi.
2. Gunungan, Jawa Tengah

Gunungan merupakan salah satu tradisi khas yang ada setiap peringatan Maulid Nabi.
Biasanya terdapat aneka buah dan sayur yang dibentuk layaknya gunung dan diarak lalu kemudian dibagi-bagikan.
Tak hanya buah dan sayur, kue tradisional hingga nasi kepal biasanya juga ada pada gunungan.
3. Nasi Tumpeng
Nasi tumpeng juga menjadi tradisi yang biasa ada pada peringatan Maulid Nabi.

Di Indonesia terdapat banyak jenis tumpeng salah satunya adalah tumpeng rasulan.
Tumpeng rasulan dibuat untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Isi tumpeng ini banyak diadopsi menjadi "sega gurih" yang banyak dijual saat Sekaten.
Nasinya dibumbu gurih, ditambah ayam ingkung bumbu areh, lapapan, rambak, dan kedelai hitam goreng.
4. Ampyang Maulid
Ampyang Maulid yang ada di Kudus, Jawa Tengah berbeda dengan makna ampyang di daerah lain.
Jika di wilayah lain seperti Wonogiri, ampyang merupakan kacang yang dimasak dengan gula Jawa, tetapi di Kudus tradisi ampyang maulid merupakan gunungan nasi kepal.
Seperti yang diwartakan tribunnews.com, nasi kepal tersebut berisi lauk dan sayuran yang dibungkus daun jati, dan dilengkapi dengan kerupuk ampyang atau kerupuk warna-warni khas Kudus.
5. Kuah Beulangong khas Aceh
