Tips dan Trik
Milenials, Jangan Lakukan Ini pada Kartu Kredit Bila Enggan Celaka
Berikut 4 kebiasaan buruk yang harus Anda hindari dalam memakai kartu kredit
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
3. Menganggap kartu kredit sebagai dana darurat
Kartu kredit memiliki fitur tarik tunai atau cash advance yang memungkinkan pemiliknya menarik uang dari ATM sebagaimana cara kerja kartu debit atau kartu ATM. Bedanya, tarik tunai memakai kartu kredit biayanya tidak murah. Setiap menarik dana memakai kartu kredit di ATM, penerbit kartu kredit akan mengenakan biaya, biasanya dalam persentase sekitar 6% dari nominal penarikan atau sebesar minimal Rp 50.000.
Dengan fitur cash advance ini, kartu kredit memang bisa menjadi “penolong” kebutuhan tunai dalam kondisi darurat. Tapi, selalulah ingat bila dana yang Anda tarik memakai kartu kredit adalah dana pinjaman uang online dari bank yang bunganya mahal. Jadi, bijaklah dalam menggunakannya untuk tarik tunai dan pastikan Anda memiliki dana untuk membayar tagihannya kelak.
Baca juga: 14 Kartu kredit terbaik 2018, bandingkan di sini
4. Menjadikan kartu kredit sebagai alasan konsumtif
Godaan kartu kredit memang besar. Banyak orang yang akhirnya terjebak untuk berlaku lebih boros alias konsumtif karena tergoda iming-iming kartu kredit. Misalnya, kartu kredit rajin memberikan diskon ini itu untuk transaksi tertentu. Banyak orang tak sadar memakai kartu kredit hanya sekadar untuk memburu diskon tersebut, padahal sebenarnya tidak terlalu butuh dengan barang atau jasa tersebut.
Untuk menghindarinya mudah saja, kok. Biasakan setiap bulan memiliki batasan budget berapa yang Anda perbolehkan memakai kartu kredit dan untuk transaksi apa saja. Misalnya, batasi saja kartu kredit hanya untuk acara makan bersama keluarga setiap bulan, atau memakai kartu kredit untuk membayar tagihan rutin. Dengan batasan, Anda bisa terbantu untuk meminimalisasi pemakaian kartu kredit untuk hal-hal yang tak terencana.
Nah, itulah hal penting yang perlu dipahami perihal pemakaian kartu kredit. Bagaikan pedang bermata dua, tinggal kita bisa menentukan: apakah kartu kredit menjadi alat transaksi yang membantu atau justru menghancurkan keuangan. Anda pilih yang mana? (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kartu-kredit_20170421_152138.jpg)