Kabar Tokoh

Ucapan 'Buta dan Tuli' Ma'ruf Amin Dianggap Melecehkan, Ruhut Sitompul: Jangan Sensi

Juru bicara TKN pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul minta rakyat tak sensitif dengan pernyataan 'Tuli dan Buta' Maruf Amin.

Ucapan 'Buta dan Tuli' Ma'ruf Amin Dianggap Melecehkan, Ruhut Sitompul: Jangan Sensi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ruhut Sitompul 

TRIBUNWOW.COM - Juru bicara Tim Kemenangan Nasional (TKN) pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul meminta agar pernyataan 'buta dan tuli' dari Ma'ruf Amin tidak dianggap serius.

Ruhut meminta agar masyarakat tidak 'sensi' dengan pernyataan cawapres nomor urut 02 tersebut.

Menurutnya, pernyataan yang dikeluarkan Ma'ruf Amin itu tidak bermaksud untuk menyinggung penyandang disabilitas.

Namun, pernyataan tersebut dikeluarkan untuk menyinggung pihak yang selalu mengkritik Jokowi dan tidak melihat prestasi Jokowi selama memimpin.

Hal itu ia katakan saat mengunjungi Pasar Kadipolo, Solo, Jumat (16/11/2018).

"Jangan sensi atau sensitif. Tolong lihat apa yang disampaikan oleh Ma'ruf Amin. Beliau seorang profesor, doktor bidang ekonomi syariah. Tidak ada maksud beliau mengatakan buta dan budek untuk mendiskreditkan siapa pun," ucap Ruhut seperti yang dilansir TribunWow.com dari Kompas.com.

Sebut Prabowo Harus Berani Tampil, Fahri Hamzah: Tidak Bisa Digantikan Sandiaga Uno

Lebih lanjut, Ruhut menyebut bahwa putri Ma'ruf Amin sempat menceritakan kondisi kesehatan anaknya senasib dengan orang yang melaporkan Ma'ruf ke Bawaslu.

Menurut Ruhut, tidak mungkin dengan kondisi cucu yang seperti itu, Ma'ruf Amin akan sengaja melontarkan kata 'buta dan tuli' untuk menyinggung penyadang disabilitas.

"Anaknya seperti kawan-kawan yang merasa sakit hati itu. Jadi, Bapak (Ma'ruf) tidaklah mungkin (bermaksud buruk). Cucunya saja kurang sehat. Jadi tidak ada maksud itu," tambahnya.

Selain itu, Ruhut juga menjelaskan bahwa pernyataan tersebut diucapkan untuk orang yang selalu mengkritik Jokowi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: muhammad syaifudin bachtiar
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved