Breaking News:

Pembunuhan Satu Keluarga

Update Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Keempat Jenazah Tiba di Samosir, sang Ibu Histeris

Jenazah korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi telah tiba di kediaman keluarganya di Hariara Tolu,Samosir Kamis (15/11/2018) pukul 07.05 WIB

Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Lailatun Niqmah
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Keluarga dan kerabat mendoakan empat jenazah korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, di Gereja Lahai Roi, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018). 

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga yang beralamat di Jalan Bojong Nangka 2 RT 02 RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi ditemukan tewas di rumahnya Selasa (13/11/2018) sekitar pukul 06.30.

Diberitakan Wartakotalive, Kombes Pol Edy Purnomo mengungkapkan bahwa ia menemukan banyak luka pada tubuh korban.

Tidak hanya luka yang disebabkan oleh senjata tajam, Edy menuturkan bahwa tim forensik menemukan sejumlah luka yang berasal dari benda tumpul pada tubuh korban.

Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Pakar Forensik Sebut Anjing Peliharaan Korban Bisa jadi Saksi

Bahkan menurut keterangannya, di tubuh kedua anak korban, juga ditemukan bekas luka senjata tajam.

"Luka senjata tajam, ada banyak, ada benda tumpul juga. Anak juga ada luka sajam," kata Edy Purnomo, Selasa (13/11/2018).

Kasus pembunuhan satu keluarga tersebut terungkap, saat tetangga korban, Feby Lofa curiga melihat gerbang rumah korban yang masih terbuka dan televisi yang juga masih dalam kondisi menyala pada pukul 03.30 WIB pagi.

Feby Lofa mencoba memanggil korban, namun tidak ada jawaban.

"Saya sempat lihat gerbangnya kebuka, saya panggil tidak nyahut, padahal TV nyala, kira saya tidur kali. Ya sudah saya pulang ke kontrakan," ucap Febby.

Mengenal Sistem CAT yang Dinobatkan Bank Dunia sebagai Produk Unggul Rekrutmen CPNS

Sekitar pukul 06.30 WIB, Feby Lofa kembali mencoba mengetuk pintu rumah korban karena korban belum berangkat kerja.

Namun kembali tidak ada jawaban, Feby Lofa memberanikan diri berusaha membuka jendela rumah.

Feby yang berhasil membuka jendela, menemukan korban telah bersimbah darah dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT kampungnya.

"Biasanya korban ini (suaminya) kan kerja suka berangkat sekitar pukul 06.30 WIB. Tapi belum bangun juga, saya lihat lewat jendela ternyata penghuni rumah tergeletak penuh darah," tambahnya.

"Saya kasih tahu warga lain dan Pak RT. Terus langsung nelpon polsek Pondok Gede," ujarnya.

(TribunWow.com/Nila Irda)

Tags:
Pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati BekasiPembunuhan satu keluarga di BekasiPembunuhan Satu Keluarga di Kelurahan Jatirahayu B
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved