Breaking News:

Pembunuhan Satu Keluarga

Lakukan Tabur Bunga di TKP, Kepala Sekolah SD YPK Imanuel Viktori Kecam Pelaku Pembunuhan Muridnya

Guru dan juga siswa di SD YPK Imanuel Viktori mengunjungi rumah satu keluarga korban pembunuhan yang di Bekasi untuk melakukan tabur bunga.

Penulis: muhammad syaifudin bachtiar
Editor: Wulan Kurnia Putri
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Guru dan murid SD Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Imanuel Viktori melakukan tabur bunga di rumah korban, di Jalan Bonjong Nangka II RT 02/07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Kamis (15/11/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Guru dan juga siswa di SD Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Imanuel Viktori mengunjungi rumah satu keluarga korban pembunuhan yang di Jatirahayu, Bekasi.

Guru dan siswa SD tersebut merupakan guru dan teman-teman dari dua anak yang menjadi korban pembunuhan yakni Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).

Para guru dan siswa tersebut mendatangi rumah korban yang juga menjadi tempat kejadian perkara di Jalan Bojong Nangka II RT 02/07, Keluarahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kamis (15/11/2018).

Kedatangan mereka ke rumah korban untuk menunjukkan rasa belasungkawa terhadap keluarga yang tewas secara nahas tersebut.

Selain mengunjungi rumah korban, para guru dan siswa di SD YPK Imanuel Viktoria juga menaburkan bunga dan mendoakan korban agar diterima di sisi Tuhan.

Prosesi ini diikuti oleh guru dan siswa kelas 1 dan kelas tiga yang datang pada pukul 07.40 WIB.

Kepala sekolah SD Imanuel Viktori, Rommie Winoko menyayangkan dan turut bersedih atas meninggalnya kedua murid dan juga orang tuanya tersebut.

Update Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Keempat Jenazah Tiba di Samosir, sang Ibu Histeris

Ia mengatakan bahwa kedatangan para guru dan juga teman sekelas Sarah dan Arya Nainggolan adalah bentuk belasungkawa mereka atas peristawa nahas yang terjadi pada Diperum Nainggolan dan keluarganya.

Dirinya juga mendoakan agar keluarga korban diterima di sisi Tuhan.

"Kita saat awal kejadian sore langsung menuju rumah duka di Cijantung. Hari ini kita tabur bunga di rumahnya. Semoga Tuhan menempatkan di Surga-NYA," ucap Rommie Winoko dilansir dari WartaKota.

Selain menyatakan rasa belasungkawa, kepala sekolah SD Imanuel Viktori tersebut juga mengecam tindakan sadis yang dilakukan pelaku.

Ia juga menginginkan agar pelaku nantinya di jatuhi hukuman yang sepadan.

"Kita dukung pihak kepolisian cari dan tangkap pelaku yang tegah bunuh dan siksa anak kecil ini. Kami terpukul sekali," tutupnya.

Mencari Titik Terang Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, dari Anjing Korban hingga Mobil yang Hilang

Keluarga dan kerabat mendoakan empat jenazah korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, di Gereja Lahai Roi, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018).
Keluarga dan kerabat mendoakan empat jenazah korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, di Gereja Lahai Roi, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018). (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Sementara itu jenazah korban, Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7) telah diberangkatkan ke kampung halamannya di Samosir, Sumatra Utara, Rabu (14/11/2018).

Dilansir dari Tribun Medan, keempat jenazah tersebut di terbangkan menggunakan Pesawat Batik Air ID 6892 dan Sriwijaya Air SJ 016.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Pembunuhan Satu KeluargaPembunuhanMotif Pembunuhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved