Breaking News:

HUT ke 73 Marinir: Ini Alasan Mengapa Baret Korps Marinir Warna Ungu

Hari ini, Kamis (15/11/2018), Hari Ulang Tahun (HUT) ke 73 Koprs Marinir Tentara Negara Indonesia (TNI) Angkatan Laut (Kormar).

Editor: Mohamad Yoenus
Wartakota/Henry Lopulalan
ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Komandan Korps Marinir TNI Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono (kiri) berada di atas tank Amphibi BMP-3 milik TNI AL saat memeriksa pasukan Marinir di Lapangan Utama Markas Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. 

Kemudian berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertahanan No. A/565/1948 pada 9 Oktober 1948 ditetapkan adanya Korps Komando di dalam jajaran Angkatan Laut.

Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) kembali menggunakan nama Korps Marinir sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut No. Skep/1831/XI/1975 tanggal 15 November 1975.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 maka di seluruh pelosok Nusantara terbentuklah Badan-Badan perjuangan yang bertujuan mempertahankan kemerdekaan.

Di bidang kelautan, para pejuang laut yang terdiri dari para pemuda pelayaran, nelayan, bekas K.M, Kaigun, Heiho membentuk satuan-satuan di pangkalan seluruh Indonesia seperti Marine Keamanan Rakyat, Tentara Keamanan Rakyat, Corps Marinier, Pasukan Laut dan Korps Keamanan Pantai. (Wikipedia)

Halaman 2/2
Tags:
Korps MarinirTNI AUPadangSumatera Barat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved