Breaking News:

Kabar Tokoh

Soal Cawagub DKI, Anies: Saya Pemegang Otoritas, jadi Dia Harus Taat pada Gubernur 100 Persen

Gubernur DKI Jakarta Anies Basweda angkat suara soal kriteria calon wakil gubernur (cawagub) yang akan mendampingi dirinya.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Astini Mega Sari
Tribunnews/Jeprima
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan sesi wawancara khusus dengan Tribun Network di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018). Pada wawancara tersebut tim Tribun membahas mengenai kinerja Anies selama 1 tahun kebelakang sekaligus kinerja kedepannya yang akan dia lakukan. 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat suara soal kriteria calon wakil gubernur (cawagub) yang akan mendampingi dirinya.

Hal itu ia ungkapkan saat menjadi narasumber pada acara Mata Najwa, Trans 7, Rabu (14/11/2018).

Ketika ditanya soal kriteria cawagaub yang akan mendampinginya, Anies mengatakan bahwa cawagubnya harus tidak terlibat dalam proses kampanye.

Ketua DPRD Sebut Tamu Kenegaraan Tak Lagi Diajak ke Tanah Abang, Anies: Memang Siapa yang Datang?

Cawagub DKI, kata Anies, juga harus mendukung visi misi yang telah disepakati oleh Anies dan Sandiaga ketika berkampanye dulu, dan tidak membawa visi mis baru.

"Tidak terlibat dalam proses kampanye, tidak ikut berjanji apa yang akan dikerjakan selama 5 tahun di Jakarta, karena itu, poin nomer satu wakil harus taat pada visi dan janji gubernur," ujar Anies seperti yang dilansir TribunWow.com dari tayangan video di Facebook Trans 7.

"Nanti saya akan bicara dengan calon yang yang nanti dimunculkan. Ketika Gerindra-PKS bersepakat, maka dua yang dicalonkan akan saya ajak bicara, ini visinya, jangan keluar dari visi, jangan membawa peta dan visi misi sendiri, taat pada ini," tambahnya.

Maruf Amin: Saya Lebih Nyaman jadi Pengurus PBNU dan Ketua MUI daripada Cawapres

Selain itu, Anies mengatakan bahwa pemegang otoritas adalah gubernur, sehingga cawagub harus taat pada gubernur.

"Yang kedua, komandan di tempat ini adalah Gubernur. Saya pemimpinnya, saya pemegang otoritas, Anda tak punya tanda tangan, yang punya tanda tangan adalah gubernur, karena itu taat pada gubernur 100 persen," tambahnya.

Sebelumnya, Anies juga pernah menyatakan bahwa ia telah menyerahkan proses pemilihan wakil gubernur kepada PKS dan Gerindra.

Ia menyambut baik seleksi melalui fit dan proper test.

"Tentu masyarakat pun berharap segera selesai, kan. Jadi harapannya bisa lebih awal lebih baik. Tapi saya katakan, lebih baik mendapatkan kesepakatan yang bulat tapi perlu waktu, daripada cepat-cepat tapi lonjong," kata Anies yang dikutip dari Kompas.com, Selasa (6/11/2018).

Sambut Hari Pahlawan, Anies Baswedan: Pahlawan Sekarang Memiliki Terobosan di Semua Bidang

Diketahui, Gerindra DKI dan PKS DKI akhirnya menyepakati wagub yang akan dipilih berasal dari PKS.

Dua nama kandidat dari PKS yang akan dipilih melalui DPRD DKI Jakarta itu harus diputuskan melalui fit and proper test.

DPD Gerindra DKI dan DPW PKS DKI akan membentuk badan untuk melakukan fit and proper test tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Anies BaswedanWakil Gubernur DKI JakartaProvinsi DKI Jakarta
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved