Terkini Daerah
Update 'Air Rebusan Pembalut': Bahan di Dalam Pembalut Bisa Memabukkan dan Bikin Gagal Ginjal
Akhirnya terungkap, bahan-bahan yang terdapat dalam 'air rebusan pembalut' dapat memberi efek memabukkan dan dapat menyebabkan gagal ginjal
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Maraknya kabar mengenai beberapa remaja yang mengkomsumsi 'Air Rebusan Pembalut' tengah menjadi perbincangan publik.
Dinas Kesehatan belum dapat memastikan Efek dari 'Air Rebusan Pembalut' yang disebut dapat memberi efek memabukkan.
Dilansir dari Kompas.com, dr Andon Hestiantoro, SpoOG(k) dari Divisi Imunoendokrinolodi Reproduksi Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Cipto Mangkunkusumo (RSCM), mengatakan hasil keluaran menstruasi yang menempel pada pembalut, sejatinya tidak memabukkan.
Hal tersebut menyusul kabar jika ada remaja yang mengkonsumsi air rebusan pembalut bekas wanita.
• Remaja Konsumsi Air Rebusan Pembalut Viral, Puan Maharani dan Mendikbud: Belum Ada Laporan Resmi
Ia menjelaskan bahwa darah menstruasi mengandung lendir rahim, protein, sel darah merah, dan sel darah putih yang rusak setelah terkena suhu yang tinggi ketika direbus.
"Sehingga dapat disimpulkan bahwa darah menstruasi tidak mengandung materi yang dapat menimbulkan efek mabuk atau keracunan," ujarnya
Andon kemudian menjelaskan, lima bahan yang terkandung dalam pembalut baru yaitu polyethylene, serat kayu selulosa atau gel, lem karet atau plastik, dan kertas.
dr Andon mencurigai bahwa serat polyethylene lah yang berperan menyebabkan mabuk.
Serat polythylene ini biasanya digunakan untuk bahan kain atau baju.
• Selain Hari Ayah, 12 November Diperingati Sebagai Hari Kesehatan Nasional, Inilah Sejarah keduanya
Bahan ini merupakan produk sintetik polimer yang terbuat dari sodium-bikarbonat (NaHCO3) dengan proses fermentasi.
Materi polyethylene juga dapat dijumpai pada produk perekat, cat, minyak pelumas dan sebagainya.
Nantinya jika materi ini dipanaskan, dikatakan Andon dapat memabukkan dan menurunkan kesadaran.
Efek samping dari mengkonsumsi materi ini bisa sangat berbahaya.
Tahap awal, dapat menyebabkan pusing, mual-mual, hingga muntah-muntah.
Fase lebih lanjut dari efek sampingnya, dijelaskan Andon dapat menyebabkan kejang-kejang dan gagal ginjal.
• Datangi Ulang Tahun PSI, Ini Ekspresi Jokowi Saat Grace Natalie Bahas Genderuwo hingga Boyolali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pembalut_20181108_173527.jpg)