Kabar Tokoh
Di Ulang Tahun Partai Solidaritas Indonesia, Jokowi Sebut PSI sebagai 'Unicorn' Dunia Politik
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut jika PSI adalah ‘unicorn’ dalam dunia politik karena dibangun oleh anak muda yang kreatif.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut jika Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah ‘unicorn’ dalam dunia politik karena dibangun oleh anak muda yang kreatif.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara ulang tahun ke-4 PSI, Minggu (11/11/2018).
"Di dunia politik, khususnya partai politik, kita melihat kreasi anak muda. Parpol yang dibangun anak-anak muda kreatif penuh akuntabilitas. Siapa dia? PSI," kata Jokowi disambut tepuk tangan hadirin.
"Yang saya lihat sekarang sedang menjadi unicorn dalam dunia politik Indonesia, untuk menjadi unicorn," lanjut Jokowi.
Jokowi mengakui bahwa PSI adalah partai muda yang mampu menciptakan inovasi dan lompatan-lompatan yang luar biasa.
"Saya melihat, walaupun usianya masih muda sangat muda, saya tahu inovasi-inovasi PSI sangat luar biasa, lompatan-lompatannya juga luar biasa," kata Jokowi.
Jokowi pun menuturkan, yang diperlukan untuk membuat seseorang atau sebuah partai politik memiliki lompatan besar adalah diferensiasi atau pembeda.
Jokowi mengaku, sejak dirinya memasuki gedung hingga naik ke panggung, ada aura yang berbeda yang dihadirkan PSI.
Menurut Jokowi, ada aura dan semangat anak-anak muda untuk menjadi juara.
Jokowi mengatakan, yang dibutuhkan Indonesia untuk menjadi bangsa pemenang adalah anak-anak muda.
"Menuju Indonesia maju membutuhkan cara-cara muda. Muda bukan semata usia, tapi yang lebih penting juga jiwa. Muda adalah semangat muda, adalah energi muda, adalah gagasan, ide-ide baru. Muda adalah kreasi, inovasi, kerja keras," ujar Jokowi.
Sementara itu, dilansir dari saluran Youtube Partai Solidaritas Indonesia, Ketua Umum PSI Grace Natalie juga memberikan sambutan di acara tersebut.
Sambutannya membahas soal perbedaan mendasar yang dimiliki antara generasi optimis dengan politisi lama.
"Politisi jaman old melihat orang atau negara lain sebagai ancaman. Karena itu jangan heran kalau mereka pidato aneh-aneh. Akan menyetop semua impor lah, bahaya asing lah," ujarnya.
Menurut Grace, politik gaya alam itu adalah politik yang menebarkan ketakutan kepada rakyatnya.