Insiden Surabaya Membara

Bukan Pemkot Surabaya, Santunan Insiden 'Surabaya Membara' jadi Tanggung Jawab Pemprov Jatim

Pemkot Surabaya sebut tak ada santunan bagi korban, Pemprov Jawa Timur yang akan menanggung penuh santunan dan biaya korban tragedi 'Surabaya Membara'

Bukan Pemkot Surabaya, Santunan Insiden 'Surabaya Membara' jadi Tanggung Jawab Pemprov Jatim
TribunWow.com/Octavia Monica P
Ilustrasi Insiden Surabaya Membara 

TRIBUNWOW.COM - Penonton yang menjadi korban insiden 'Surabaya Membara' akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H Soekarwo saat ditanya tentang santunan korban insiden 'Surabaya Membara' itu.

"Jadi yang meninggal, sakit dan terluka menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim,” terang Pakde Karwo Sabtu (10/11/2018) dikutip TribunWow dari Surya.co.id.

Bagi penonton yang meninggal dunia nantinya semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah.

Korban meninggal akan diberikan biaya pemakaman dan uang santunan sebesar Rp 10 juta.

3 Penonton Surabaya Membara Tewas saat Kereta Lewat, Ini Tanggapan Panitia, Pemkot dan Pemprov Jatim

Untuk korban luka dan patah tulang, semua perawatan akan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

Dalam insiden ini, Pakde Karwo menjelaskan bahwa yang paling penting saat ini adalah bagaimana melakukan pendekatan kemanusiaan terhadap korban, bukan mencari siapa yang benar dan salah dalam insiden 'Surabaya Membara' ini.

Ia juga menghimbau agar semua pihak tidak saling menyalahkan.

"Kejadian ini adalah suatu kecelakaan yang harus diurus dari sisi kemanusiaan. Tidak ada yang boleh saling menyalahkan” tambahnya.

Saat ini, semua korban yang mengalami luka, dirawat di beberapa rumah sakit yang ada di Surabaya, diantaranya RSUD Dr. Soetomo, PHC dan RSUD Suwandi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Bobby Wiratama
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved