Breaking News:

Pesawat Lion Air Jatuh

Mengenang Korban Lion Air JT 610 PK-LQP, Keluarga dan Crew Tabur Bunga di Laut Karawang

Tangis haru Crew dan anggota keluarga mengenang korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP di titik jatuhnya pesawat di Tanjung Karawang

Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Wulan Kurnia Putri
Tribunnews.com/Yanuar Nurcholis Majid
Keluarga Penumpang Lion Air di KRI Banda Aceh 

TRIBUNWOW.COM - Suasana haru menyelimuti proses tabur bunga yang dilakukan oleh keluarga korban dan sejumlah crew Lion Air untuk mengenang jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, di Laut Karawang, Selasa (6/11/2018).

Lebih dari 600 orang anggota keluarga, diantarkan oleh 2 kapal perang TNI AL, KRI Banda Aceh dan KRI Banjarmasin untuk menuju lokasi titik jatuhnya pesawat.

Keberangkatan itu dipimpin oleh Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas), M Syaugi dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono serta Direktur Utama Lion Air, Edward Sirait dan Pegawai Lion Air.

Keluarga Minta Pencarian Diteruskan hingga Semua Korban Lion Air PK-LQP Ditemukan

Dilansir Tribunwow dari Tribunnews.com, bersamaan dengan agenda tabur bunga itu, kapal SAR masih terus melakukan proses evakuasi korban dan bangkai pesawat.

Ratusan anggota keluarga turut menyaksikan seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Basarnas.

"Di titik ini merupakan jatuhnya pesawat dari hasil temuan kami. Tim saat ini masih terus melakukan pencarian dan penyelaman di sekitar lokasi," jelas Panglima Komando Armada I, Laksamana Muda Yudo Margono.

Di atas KRI Banjarmasin, anggota keluarga menyebar ke tiga sisi geladak kapal.

Mereka didampingi 2 hingga 3 prajurit TNI AL dan juga relawan.

Update Hari Ke-10 Evakuasi Lion Air JT 610, Ini Temuan Tim SAR dan Data 44 Korban Teridentifikasi

Dipandu oleh 5 rohaniwan, ratusan anggota keluarga mengikuti pembacaan doa dari atas geladak kapal.

Kemudian dilanjutkan proses tabur bunga ke laut karawang.

Isak tangis keluarga dan juga Crew Lion Air mengiringi proses tabur bunga itu.

Mereka tampak saling menguatkan dan berpelukan.

Dilansir dari Kompas.com, ada seorang perempuan yang histeris melepas kepergian suaminya.

Ia terisak ditepian geladak.

"Tenanglah besama Tuhan disana, aku berjanji akan membesarkan anak-anakmu. Minta tolong kepada Tuhan agar aku mampu menghadapinya," kata ibu itu.

Basarnas Perpanjang Masa Pencarian dan Evakuasi Korban Lion AIr JT 610 Selama 3 Hari

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved