Breaking News:

Pilpres 2019

Memaki Prabowo soal 'Tampang Boyolali', Seno Samodro Disebut Mendagri Bela Kehormatan Rakyatnya

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menanggapi umpatan yang dilontarkan Bupati Boyolali Seno Samodro kepada Prabowo Subianto.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
Apfia Tioconny Billy/Tribunnews.com
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo saat ditemui di TPS 01, Komplek Menteri Widya Candra, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menanggapi umpatan yang dilontarkan Bupati Boyolali Seno Samodro kepada Prabowo Subianto, saat Seno bersama sejumlah massa menggelar aksi bela 'Tampang Boyolali' di Boyolali, Minggu (4/11/2018) lalu.

Tjahjo Kumolo mengatakan apa yang dilakukan Seno Samodro merupakan bentuk pembelaan kehormatan masyarakatnya.

"Bupati (Boyolali) kan dia mempunyai hak menjaga kehormatan dan harga diri daerah dan masyarakat," kata Tjahjo Kumolo saat ditemui setelah menghadiri acara International Public Services (IPS) Forum 2018 di Jakarta, Rabu (7/11/2018), dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com.

Mengenai Seno yang dilaporkan oleh advokat Prabowo ke Aparat Penegak Hukum atas ucapannya tersebut, Tjahjo menilai itu hak masyarakat.

"Kalau mau melaporkan silakan, tetapi soal ada yang memprotes silakan memprotes. Itu (pelaporan,-red) hak masyarakat. Silakan lapor," tambah Tjahjo Kumolo.

Namun ungkapan ekspresi marah Bupati Boyolali, Tjahjo Kumolo menilai hal itu tidak bisa disalahkan.

Video Prabowo Subianto Minta Maaf tentang Ucapan Tampang Boyolali: Maksud Saya Tidak Negatif

"Tidak bisa disalahkan. Dia membela harga diri kehormatan daerah yang dia pimpin. Harga diri kehormatan masyarakat yang dia pimpin," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam pidato Prabowo dalam pertemuan dengan tim pemenangan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018), Prabowo menyinggung tampang Boyolali, dilansir Kompas.com, Selasa (6/11/2018).

Adapun bunyi pidatonya sebagai berikut:

"...Dan saya yakin kalian nggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul? (Betul, sahut hadirin yang ada di acara tersebut). Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul? (Betul, sahut hadirin yang ada di acara tersebut)."

Merasa tersinggung, warga Boyolali menggelar aksi protes bertajuk bela 'Tampang Boyolali', di Balai Sidang Mahesa Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (4/11/2018).

Lantas dalam aksi bela "Tampang Boyolali", Bupati Boyolali Seno, menyebutkan kata makian kepada Prabowo dalam pidatonya.

Jusuf Kalla Tanggapi Ucapan Tampang Boyolali Prabowo: Kampanye Itu Jangan Berbuat Salah

Kata makian atau umpatan itu dirasa tidak pantas oleh Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Yandri Susanto.

"Kami akan laporkan bupati Boyolali yang katakan Prabowo a*u, itu sungguh sangat tidak pantas dikatakan pejabat publik," ujar Yandri dilansir dari Tribunnews.com, Selasa (6/11/2018).

"Terutama bupati Boyolali yang katakan Prabowo a*u, itu lebih tendensius dan ujaran kebencian dan kita akan laporkan itu pada kepolisian," katanya. 

Halaman
12
Tags:
Polemik Tampang BoyolaliSeno SamodroTjahjo KumoloPrabowo Subianto
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved