Gempa Bumi

Kemenkumham Janjikan Remisi bagi Napi Korban Gempa Sulawesi Tengah yang Menyerahkan Diri

Kemenkumham akan meriberikan remisi khusus kepada narapidana yang telah menyerahkan diri setelah terjadinya gempa bumi dan tsunami di Sulteng.

Kemenkumham Janjikan Remisi bagi Napi Korban Gempa Sulawesi Tengah yang Menyerahkan Diri
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Yasonna Laoly 

TRIBUNWOW.COM - Kementerian Hukum dan HAM akan meriberikan remisi khusus kepada narapidana yang telah menyerahkan diri setelah terjadinya gempa bumi serta tsunami di Palu dan Dongga‎la, Sulawesi Tengah.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, ‎hingga saat ini narapidana yang telah menyerahkan diri secara suka rela mencapai ribuan orang.

Nantinya narapidana yang sudah menyerahkan diri akan diberikan apresiasi khusus dalam bentuk remisi.

"Kita kasih reward, remisi khusus dan sekarang masih dikaji Dirjen PAS Kementerian Hukum dan HAM," kata Yasonna di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Update Hari Ke-10 Evakuasi Lion Air JT 610, Ini Temuan Tim SAR dan Data 44 Korban Teridentifikasi

Menurut Yasonna, hingga saat ini masih ada sekitar 300 narapidana yang belum melaporkan diri setelah diberikan batasan waktu hingga 26 Oktober 2018, sesuai dengan masa tanggap darurat berakhir.

"Mereka (yang kabur) tidak dapat reward, bahkan enggak dapat remisi karena mereka lari. Sisanya itu, saya rasa 100 sampai 300 napi lagi," ucap Yasonna.

‎Sementara untuk penahanan napi yang telah menyerahkan diri, kata Yasonna, ada yang dialihkan ke lapas di luar Sulawesi setelah para napi menyerahkan diri.

"Ada juga yang di Solo, dia lapornya ke Solo, nanti kita lihatlah apakah harus dikembalikan ke sana (Sulteng), yang penting dia menjalani hukuman," kata Yasonna.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Kemenkumham Janji Beri Remisi Bagi Narapidana yang Menyerahkan Diri Pasca-Gempa di Sulawesi Tengah

Ikuti kami di
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved