Breaking News:

Kabar Tokoh

Komentar Bupati Boyolali soal Pidato 'Tampang Boyolali' dari Prabowo Subianto: Dianggap Dagelan Aja

Bupati Boyolali Seno Samodro memberikan tanggapan atas pidato Prabowo Subianto dan hanya menganggap sebagai dagelan.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.COM/M WISMABRATA
Bupati Boyolali Seno Samodro. 

TRIBUNWOW.COM - Pidato calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto soal Kota Boyolali menuai polemik.

Dikarenakan, pidato yang dianggap gurauan oleh Prabowo tersebut berbuntut panjang hingga membuat masyarakat Boyolali menggelar aksi 'Boyolali Bermartabat', yang digelar Minggu (04/11/2018).

Dalam aksi tersebut, hadir pula Bupati Boyolali, Seno Samodro.

Melalui video yang beredar di YouTube, Seno memberikan pidato di depan para aksi 'Boyolali Bermartabat'.

Seno menghimbau masyarakat Boyolali untuk tidak menganggap serius ucapan Prabowo.

Namun, dirinya juga tak melarang masyarakat yang ingin turun ke jalan dan menggelar aksi, meskipun tetap dibatasi hingga pukul 23.00 WIB.

"Nyinyir itu jangan ditanggapi dengan serius tapi kita sudah sepakat dengan bermartabat yaitu dengan tidak memilih Prabowo, sekali lagi yang mau ke jalanan silahkan tertib hanya sampai jam 11 (malam)," ujar Seno.

Setelah Komentari Bahasa Inggris Prabowo, Bule Kanada Sebut Bahasa Inggris Fadli Zon Bikin Pusing

Walaupun ada gurauan atau nyinyiran soal Boyolali, Seno berharap hal itu tidak membuat masyarakat Boyolali tersulut emosi.

Menurutnya, hal itu bisa disikapi dengan aksi yang lebih bermartabat.

"Walaupun ada nyinyir terhadap Boyolali ya sudah, wong pak tani melampiaskan rasa unek-uneknya pada pidato Prabowo mau macul (mencangkul) tambah cepet ya gak papa, sing ngegas neng dalan (yang ngegas di jalan) ngeng-ngeng-ngeng monggo (silakan) tak batesi jam 11," tambahnya.

Seno menganggap pernyataan dari Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra ini membuat Boyolali semakin terkenal.

"Semua ada aturannya, Boyolali yang makin tumbuh makin indah tidak saja hanya untuk Boyolali, kota-kota di sekitar Boyolali kalau malam minggu udah ke sini, wong udah dibuatin menara Eiffel, patung Liberty, patung miring Pisa itu lo, yang kerso (mau) hadir di sini mari kita hadapi dengan bermartabat," ujar Seno.

Ia juga menganggap bahwa tidak perlu ada tindakan yang berlebihan dalam menanggapi perkataan Prabowo.

"Ndadak nganggo (apa harus pakai) surat pernyataan Prabowo kita cekal ke Boyolali, Prabowo tidak boleh cek in ke Boyolali, kayak gini ya dianggep dagelan gini wae (aja) oke. Masalah nyinyir ini dilaporkan ke Bareskrim Polda Metro Jaya yo monggo (silakan), neng rak gur ndawak-ndawakne (tapi hanya malah memperpanjang) masalah, untunge yo opo," ujarnya.

Faldo Maldini Unggah Video Bersama Prabowo Subianto, Fahri Hamzah: Lain Kali Suruh Beliau Nyanyi

Bupati Boyolali, Seno Samodro, menyampaikan tanggapannya di depan warga Boyolali mengenai pernyataan Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali'.
Bupati Boyolali, Seno Samodro, menyampaikan tanggapannya di depan warga Boyolali mengenai pernyataan Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali'. (Capture Youtube)

Diberitakan sebelumnya, Prabowo mengaku bahwa apa yang ia ucapkan saat berpidato di Boyolali tersebut hanya gurauan belaka.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Tampang BoyolaliPrabowo SubiantoSeno SamodroBupati Boyolali
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved