Pesawat Lion Air Jatuh
Sosok Syachrul Anto, Meninggal saat Evakuasi Lion Air: Rela Tinggalkan Perusahaan sampai Bulanan
Syachrul Anto meninggal dunia saat menyelam mengangkut jezanah Lion Air yang jatuh di Karawang Jawa Barat.
Editor: Mohamad Yoenus
Pada kamar jenazah rumah sakit tersebut terlihat pintu ditutup lakban putih, dan dijaga ketat beberapa petugas keamanan.
Seorang petugas kemanan yang tak mau disebutkan namanya membenarkan adanya penyelam yang meninggal dunia.
"Iya mas infonya tadi ada penyelam yang gugur dibawa kesini, terus saya bersama personel lainnya diminta menjaga kamar jenazah," ucap petugas tersebut kepada TribunJakarta.com, di Ruang Jenazah RSUD Koja, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018).
Proses pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT-610 yang dilakukan tim Polairud Mabes Polri, di perairan Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).
Petugas tersebut menambahkan, jenazah dibawa oleh petugas PMI.
"Tadi juga dibawa oleh sejumlah petugas PMI," imbuhnya.
• Lion Air Dianggap Tak Aman, Kapten Batik Air: Apa yang Membedakan Lion, Garuda, Sriwijaya? Sama Saja
Pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LPQ dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) pagi.
Pesawat itu jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten.
Sedianya, pesawat itu mendarat di Pangkal Pinang pukul 07.20 WIB.
Pesawat yang baru beroperasi pada 15 Agustus 2018 itu diketahui membawa 189 orang, yang terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 orang anak, 2 bayi, dan 8 awak pesawat. (*)