Breaking News:

Pesawat Lion Air Jatuh

Dilaporkan Jatuh di Perairan, Pesawat Lion Air JT 610 Baru Dua Bulan Mengudara

Pesawat Lion Air JT 610 Jakarta-Pangkal Pinang dikabarkan terjatuh sesaat setelah lepas landas.Ketua KNKT mengatakan pesawat baru 2 bulan mengudara

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Wulan Kurnia Putri
Facebook Lion Air Group
Tradisi water salute menyambut kedatangan pesawat baru B737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/7/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang dikabarkan terjatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pagi.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (29/10/2018), Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengungkapan jenis pesawat itu merupakan series Boeing 737 terbaru, yakni Boeing 737 Max generasi ke-8 (Max 8).

"Sebenarnya pesawat ini kan pengembangan dari Boeing 737 klasik. Pesawat 737 yang NG terus 737 Max ini yg paling baru dan modern dari 737 Series ini," kata Soerjanto di Kantor Basarnas, Senin (29/10/2018).

Soerjanto juga mengatakan pesawat itu tersebut baru dua bulan mengudara.

"Itu masih baru Agustus, September, Oktober. Baru dua bulan mengudara," ujarnya.

Soerjanto juga mengatakan, pesawat JT 610 milik maskapai Lion Air itu memilki kurang lebih 800 jam terbang.

Selamat dari Kecelakaan Lion Air karena Terjebak Macet di Tol Cikampek, Sony: Saya Lemas dan Nangis

CEO Lion Air, Edward Sirait mengungkapkan kondisi pesawat Lion Air PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 itu dinyatakan layak terbang, dikutip Tribunnews.com dari Kompas TV dalam program Breaking News, Senin (29/10/2018).

"Memang ada laporan mengenai masalah teknis. Dan masalah teknis ini sudah dikerjakan dengan prosedur dan maintenance yang dikeluarkan pabrikan pesawat," jelas Edward.

Edward juga menegaskan bahwa hingga Minggu (28/10/2018), pesawat dinyatakan layak terbang oleh engineer yang memiliki wewenang untuk merilis pesawat.

"Saya yakinkan bahwa pesawat ini dirilis terbang oleh engineer kami," tegasnya.

Sebelumnya dikabarkan Pesawat Lion Air dengan rute Jakarta-Pangkalpinang hilang kontak di Perairan Karawang, Jawa Barat sekitar 23 menit setelah diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta.

Pesawat itu membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 pramugari.

Profil Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang, Jenis Baru dan Pertama di Indonesia

Dari 178 penumpang 10 orang di antaranya adalah karyawan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kemudian ada pula 20 pegawai Kementerian Keuangan yang terdiri dari 3 pegawai KPKNL Ditjen KN , 5 pegawai KPPN dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan 12 pegawai KPP Ditjen Pajak di Bangka dan Belitung.

Dalam informasi terakhir Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Brigadir, Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto mengungkapkan telah menemukan beberapa dokumen pribadi milik penumpang Lion Air JT 610 yang jatuh, dilansir Kompas.com.

"Hal-hal yang sudah ditemukan beberapa KTP, Paspor, SIM, KTA, kartu BPJS, maupun buku tabungan," ujarnya.

Halaman 1/2
Tags:
Pesawat Lion Air JatuhPesawat Lion Air JT-610Pesawat Lion Air
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved