Kasus Pembunuhan di Palembang
Tewasnya Satu Keluarga di Palembang Murni Bunuh Diri, Polisi Ungkap Motif Fransiskus
Kapolda Sumatera Selatan ( Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, kasus tewasnya keluarga murni bunuh diri.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Kapolda Sumatera Selatan ( Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, kasus tewasnya keluarga Fransiskus Xaverius (FX) Ong (45) dipastikan adalah murni tindakan bunuh diri.
Hal itu dikuatkan berdasarkan hasil tim laboratorium forensik serta metode scientific investigation yang dilakukan penyidik Polda Sumsel.
"Hasil scientific investigation atau pembuktian secara ilmah, dari senjata yang ditemukan, gun shot residu ada di tangan dan punggung tangan FX Ong. Artinya Ong yang menembakkan senjata. Dialah yang membunuh tiga lainnya dan dirinya sendiri," kata Zulkarnain, Kamis ( 25/10/2018).
Tak hanya dari pembuktian senjata, surat wasiat tulisan tangan yang ditemukan di meja kerja FX Ong juga telah dicocokkan dengan buku agenda milik pengusaha tersebut.
• Kena OTT Kasus Jual Beli Jabatan, Bupati Cirebon Jadi Kepala Daerah ke-100 yang Diproses KPK
"Ada kecocokan kata-kata terakhir Ong dengan buku agenda miliknya, tulisannya sama. Labfor memastikan tulisan tangan dia, tidak akan mungkin orang lain merekayasa," ujarnya.
Hasil uji balistik juga menemukan kecocokan peluru kaliber ukuran 38 mm meter yang bersarang di kepala keluarga tersebut.
"Hasil Labfor juga menemukan seluruh peluru itu dari senjata yang sama, artinya ada kecocokan," ungkap Kapolda Sumsel.
Motif bunuh diri
Motif FX Ong nekat membantai keluarganya hingga bunuh diri, menurut Zulkarnain lantaran dilatarbelakangi permasalahan keluarga.
Pasalnya, Margareth Lentin Liana (43) mengeluhkan ingin meminta cerai dari FX Ong.
Permintaan cerai tersebut menimbulkan pertikaian dalam rumah tangga FX Ong.
• Satu Keluarga yang Meninggal di Palembang Ditembak dari Jarak Dekat 30 Cm
Pertikaian rumah tangga itu diketahui petugas dari hasil pemeriksaan ponsel suami istri tersebut.
"Dari penyidik menjelaskan memang istrinya mengeluhkan selama ini minta cerai itu menjadi indikator. Dia bilang tidak tahan lagi. Sehingga diduga melakukan aksi bunuh diri," jelas jenderal bintang dua ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, FX Ong diduga tewas bunuh diri bersama Margareth Lentin Liana (43) istri serta kedua orang anaknya Rafael Fransiskus (18), dan Kathlyn Fransiskus (11) dengan cara menembakan kepala menggunakan senjata api jenis revolver.
Senjata itu ditemukan masih berada di genggaman tangan FX Ong yang ditemukan tewas satu ranjang bersama istri.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Teka-teki Meninggalnya Keluarga FX Ong Terjawab, Polisi Pastikan Murni Kasus Bunuh Diri