Breaking News:

Kasus Korupsi

Sekda Kabupaten Cirebon Diusulkan menjadi Pengganti Sementara Bupati Cirebon yang Kena OTT KPK

Sekda Kabupaten Cirebon diusulkan untuk mengisi jabatan pelaksana harian (plh) Bupati Cirebon yang terjerat OTT KPK dugaan kasus jual beli jabatan.

Penulis: Hestin Nurindah
Editor: Claudia Noventa
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Suasana kantor Bupati Cirebon di Jalan Sunan Kalijaga No 7, Sumber, Kabupaten Cirebon, pasca-OTT Sunjaya Purwadi Sastra, Kamis (25/10/2018) siang. 

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon diusulkan untuk mengisi kekosongan posisi bupati sementara atau pelaksana harian (plh).

Dilansir TribunWow.com dari TribunJabar.id, pada Kamis (25/10/2018), usulan tersebut disampaikan oleh Sekda Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa.

6 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Cirebon terkait Dugaan Kasus Jual Beli Jabatan

Iwa mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Soni Sumarsono terkait kekosongan posisi Bupati Cirebon.

“Tadi pagi jam 07.00 WIB, kita sudah koordinasi dengan Dirjen Otda Pak Soni segera mempersiapkan untuk mengisi kekosongan sebelum ada pejabat bupati, yaitu Sekda sebagai Plh,” kata Iwa dikutip dari TribunJabar.id.

Iwa juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan formulir berita atau radiogram untuk dilaporkan kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

“Kita juga mengusulkan penjabat bupati kepada Pak Gubernur. (Penjabatnya) Dari Pemprov Jabar, salah satu pejabat tertinggi pratama, nanti Pak Gubenur yang mengusulkan ke Mendagri,” tambahnya.

Sunjaya Purwadisastra memberikan keterangan pasca kejaksaan menetapkan wakil bupati masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kasus tindak pidana korupsi, di pendopo, Selasa (14/2/2017). Sunjaya memberi dukungan terhadap langkah-langkah yang dikerjakan Kejaksaan Negeri.
Sunjaya Purwadisastra memberikan keterangan pasca kejaksaan menetapkan wakil bupati masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kasus tindak pidana korupsi, di pendopo, Selasa (14/2/2017). Sunjaya memberi dukungan terhadap langkah-langkah yang dikerjakan Kejaksaan Negeri. (Kontributor Cirebon KompasTV, Muhamad Syahri Romdhon)

Reaksi Warga saat Bupati Cirebon Terjaring OTT KPK terkait Dugaan Kasus Jual Beli Jabatan

Iwa mengatakan bahwa pihaknya mengaku prihatin dengan penangkapan Sunjaya terkait kasus jual beli jabatan.

Pemprov Jabar menyerahkan proses sepenuhnya kepada KPK.

Iwa mengimbau agar ASN tetap tenang dan kondusif.

Para pejabat ASN harus tetap melayani masyarakat dan tidak terganggu dengan adanya kejadian yang menimpa Bupati.

Menurut Iwa, kekosongan jabatan dalam roda pemerintahan tidak boleh terjadi.

Iwa sangat menyayangkan kasus jual beli jabatan yang menjerat Bupati Cirebon itu.

Menurutnya, proses mutasi dan promosi itu sudah tertera jelas dalam ketentuan yang berlaku.

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Terjaring OTT KPK, PDIP Sebut Telah Beri Wanti-wanti kepada Kadernya

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPK, Agus Raharjo membenarkan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra ditangkap OTT KPK.

Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK mengamankan barang bukti berupa uang dan bukti transfer mencapai milaran rupiah.

Tak hanya Bupati Cirebon, KPK juga mengangkap 6 orang lainnya.

Penangkapan ini diduga terkait jual beli jabatan di lingkungan daerah. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Tags:
Kabupaten CirebonBupati Cirebon Terjerat OTT KPKKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Sunjaya Purwadi Sastra
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved