Cerita Selebriti
Lihat Samuel Zylgwyn Kesakitan setelah Operasi Patah Tulang, Franda: Hancur Hati Saya
Franda merasa hatinya hancur ketika melihat sang suami kesakitan pasca jalani operasi patah tulang.
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Presenter Franda merasa hatinya hancur kala sang suami, Samuel Zylgwyn harus jalani operasi patah tulang tangan.
Melalui akun Instagramnya @frandaaa87, Rabu (24/10/2018), ia menceritakan saat-saat menegangkan ketika menunggu di depan ruang observasi tempat Samuel dioperasi.
Franda menyebut itu kali pertama ia menemani sang suami menjalani operasi.
Ia juga mengaku tak bisa membayangkan berbagai prosedur medis yang haru dijalani Samuel, apalagi sejak awal suaminya itu memang takut dioperasi.
Awalnya Franda dapat bersikap tenang dan menganggap patah tulang adalah persoalan biasa, ia pun juga berusaha meyakinkan diri bahwa semuanya akan baik-baik saja.
• Franda Pergoki Samuel Zylgwyn Menangis saat Ngobrol dengan Anaknya, Vechia
Namun, ia mulai khawatir lantaran operasi tidak selesai sesuai perkiraan, yang awalnya 1-2 jam menjadi 3 jam.
Ditambah lagi, Franda masih kerepotan untuk menyusui anak mereka, Vechia yang sedang dirawat sang bibi di ruang terpisah.

Selesai Samuel dioperasi, Franda mengatakan ia tak diizinkan langsung menemui Samuel.
Ia hanya bisa melihat sang suami dari depan pintu smebari mendengarkan keterangan dari suster.
Atas pengalaman ini, Franda mengaku belajar tentang rasa syukur pada Tuhan ketika memiliki pasangan yang sehat.
• Franda Unggah Foto Samuel dan Vechia yang Tengah Tidur, Pose Keduanya Jadi Sorotan

"Untuk pertama kalinya harus nganterin orang untuk operasi sampai masuk ke depan ruang observasi..
Sedih juga rasanya harus melepas suami dan ngebayangin berbagai prosedur medis yang harus dilewatinnya, ditambah saya tau Samuel dari awal memang takut dioperasi.
Saya awalnya mikir “cuma patah tulang kok”.. Tapi ternyata ga seenteng itu ya dijalani. Walaupun sy tau Tuhan yg pimpin dan turun tangan langsung dalam operasinya Samuel.
Tapi duduk di ruang tunggu.. sambil terus ngeliatin angka (ruang operasinya Samuel) yg menyala tanda operasinya sedang berlangsung, lumayan ga tenang juga nungguin operasi yang awalnya diperkirakan 1-2jam, molor jadi 3 jam.
Mana masih harus bolak balik naik buat nyusuin dan ngurusin Vechia yg dititipin dulu ke ontinya di kamar.
Puncaknya pas saya dipanggil sama suster untuk liat Samuel di ruang observasi, setelah operasinya selesai. Cuma boleh ngintip dari depan pintu, sambil dijelasin sama suster..