Breaking News:

Pembunuhan Jamal Khashoggi

Pelaku Pembunuhan Jamal Khashoggi Diduga Menelepon Putra Mahkota Arab Saudi Sebanyak 7 Kali

Seseorang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi dilaporkan menelepon kantor pribadi Putra Mahkota Arab Saudi saat Khashoggi dibunuh.

Penulis: Hestin Nurindah
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
english.alarabiya.net
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Barley di Jeddah. 

TRIBUNWOW.COM - Seseorang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi dilaporkan menelepon kantor pribadi Putra Mahkota Arab Saudi sebanyak tujuh kali ketika Khashogi dibunuh.

Dilansir TribunWow.com dari Dailymail.co.uk pada Selasa (23/10/2018), intelijen Turki menyadap 14 panggilan telepon milik Mayor Jenderal Maher Abdulaziz Mutrib.

Mayor Jenderal Maher Abdulaziz Mutrib merupakan diplomat Arab Saudi yang pernah ditempatkan di Inggris.

Pembunuhan Jamal Khashoggi Terkuak, Presiden Turki Erdogan: Ia Dibunuh Secara Brutal

Tujuh panggilan Mayor Jenderal Maher Abdulaziz Mutrib yang berhasil disadap intelijen Turki mengarah kepada Putra Mahkota Muhammad bin Salman.

Seorang sumber mengatakan bahwa panggilan tersebut berisi sifat yang akan menimbulkan kontroversi jika bocor.

Sumber lain juga menceritakan kepada Middle East Eye bahwa anggota pembunuh mengirimkan jari Jamal Khashoggi ke Riyadh, Arab Saudi untuk membuktikan misi mereka berhasil.

Jari Jamal Khashogi itu dipersembahkan anggota pembunuh kepada Putra Mahkota Arab Saudi.

"MBS (Muhammad bin Salman) selalu mengatakan bahwa ia akan memotong jari setiap penulis yang mengkritiknya," kata sumber kepada Middle East Eye seperti yang dikutip dari DailyMail.co.uk, Selasa (23/10/2018).

Diduga Dibunuh, Sosok Mirip Jamal Khashoggi Terekam CCTV saat Keluar dari Konsulat Saudi di Turki

Diberitakan surat kabar Yeni Safak, Mutrib, kepala kantor pribadi Putra Mahkota memberikan pernyataan sebanyak empat kali usai Jamal Khashogi terbunuh.

Arab Saudi mengakui untuk pertama kalinya bahwa Jamal Khashoggi meninggal tidak sengaja setelah terjadi perkelahian.

Kemudian, Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir memberikan pernyataan yang berbeda.

Adel al-Jubeir mengatakan bahwa Jamal Khashoggi terbunuh dan akan menyelidiki kasus yang sebenarnya.

Intelijen Saudi dan Turki mengatakan bahwa dalang pembunuhan Jamal Khashogi menyampaikan pesan melalui panggilan video Skype.

Tersandung Kasus Jamal Khashoggi, Putra Mahkota Arab Saudi juga Pernah Tangkap Samar Badawi

Sebelumnya, pemerintah Turki telah membenarkan kasus pembunuhan Jamal Khashoggi saat mengurusi dokumen perceraiannya di Kantor Kedubes Arab Saudi yang ada di Turki.

Media Turki memberitakan bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi tim berisi 15 orang dicurigai oleh intelijen Arab Saudi.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Pembunuhan Jamal KhashoggiJamal KhashoggiArab SaudiTurkiPangeran Mohammed bin Salman (MBS)Pangeran Mohammed bin Salman
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved