Pembunuhan Jamal Khashoggi
Dibunuh di Konsulat Saudi di Turki, Inilah Sosok Jamal Khashoggi
Wartawan senior Washington Post bernama Jamal Khashoggi diberitakan hilang saat mengunjungi kantor kedutaan besar (kedubes) Arab Saudi di Turki.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
"Orang-orang yang ditangkap bahkan mereka bukan pemberontak. Mereka (orang yang ditangkap) hanya memiliki pemikiran yang berbeda," ucap Jamal Khashoggi kepada BBC tiga hari sebelum dirinya menghilang.
Khashoggi pertama kali mengunjungi kedubes Saudi di Istanbul, Jumat (28/9/2018), untuk mendapatkan dokumen berisi pernyataan dia telah menceraikan mantan istrinya, sehingga dia bisa menikahi tunangannya di Turki.
Kemudian ia diberitahu untuk kembali mengurus dokumen itu pada Selasa, (2/10/2018).
Tunangan Khasoggi, Hatice Cengiz mengatakan, Khashoggi bercerita bahwa ia dilayani dengan baik pada kunjungan pertama jadi tidak begitu khawatir untuk datang ke kedubes lagi.
• Jokowi Minta Semua Pihak Akhiri Politik Kebohongan, Fadli Zon: Imbauan kepada Pendukungnya Sendiri
"Dia tidak keberatan mengunjungi ke Konsulat Saudi di Istanbul karena dia meyakini bahwa sesuatu yang buruk tidak dapat terjadi di tanah Turki," ujar Hatice Cengiz, dikutip dari Washington Post.
Hatice Cengiz yang menemani Khashoogi menunggu di luar saat Khashoggi mengurus berkas.
Namun lebih dari 10 jam dia di luar kedubes, tidak ada tanda-tanda Khashoggi keluar dari gedung kedubes, alias menghilang.
Ia kemudian kembali keesokan paginya namun belum ada sosok Khashoggi keluar dari gedung kedubes.
Pada Sabtu, (20/10/2018), televisi negara melaporkan bahwa wartawan itu sebenarnya telah meninggal di kedubes setelah perkelahian.
Pejabat Saudi mengatakan kepada kantor berita Reuters, Khashoggi telah meninggal karena percekcokan dengan pihak Arab Saudi yang memintanya untuk kembali ke Saudi.
(TribunWow.com/Roifah Dzatu Azmah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jamal-khashoggi_20181017_184832.jpg)