Breaking News:

Donald Trump Percaya Jurnalis Khashoggi Tewas Dibunuh, Arab Saudi Bisa Terima Konsekuensi Berat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kamis (18/10/2018) mengatakan, dirinya yakin jika jurnalis Jamal Khashoggi memang tewas dibunuh.

Penulis: Vintoko
Editor: Lailatun Niqmah
Telegraph.co.uk
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kamis (18/10/2018) mengatakan, dirinya percaya jika jurnalis Jamal Khashoggi memang tewas dibunuh.

Keyakinannya itu juga diperkuat dari berbagai laporan intelejen dari berbagai sumber yang menyebutkan ada peran Arab Saudi dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

"Kecuali keajaiban dari semua mukjizat terjadi, saya akan mengakui bahwa dia (Khashoggi) sudah mati," kata Donald Trump seperti dikutip dari New York Times, Jumat (19/10/2018).

Khashoggi Diduga Dilenyapkan dengan Cairan Asam usai Dimutilasi di Gedung Konsulat Arab Saudi

Trump mengatakan, akan adanya konsekuensi berat jika pemerintah Arab Saudi terbukti mendalangi pembunuhan Khashoggi.

Trump juga menjawab soal potensi respon AS terhadap pemerintah Arab Saudi, jika benar terbukti mendalangi pembunuhan kolumnis harian The Washington Post.

"Yah, responnya harus sangat berat. Maksud saya, sangat buruk, hal-hal buruk," imbuh Trump.

Pernyataan Trump ini menandai berubahnya sikap pemerintah AS yang selama ini terkesan enggan menuding sekutunya Arab Saudi.

Sebelumnya diberitakan, melalui akun Twitter-nya, Donald Trump telah menghubungi putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman atas kasus menghilangnya jurnalis Jamal Khashoggi.

Donald Trump mengatakan Mohammed bin Salman menegaskan bahwa penyelidikan atas kasus itu akan dilakukan dengan cepat.

"Baru saja bicara dengan Pangeran Mohammed bin Salman yang menegaskan dirinya tak tau apa-apa atas peristiwa yang terjadi di Konsulat mereka di Turki.

Dia bersama Menteri Luar Negeri Mike Pompeo selama telepon, dan mengatakan kepada saya bahwa dia sudah mulai, dan akan diperluas secepatnya, penyelidikan penuh dan lengkap dalam masalah ini.

Jawaban akan segera muncul," kicau Trump pada Selasa, (16/10/2018).

Khashoggi Diduga Dimutilasi 15 Orang Sembari Dengarkan Musik di Kantor Konsulat Jenderal Arab Saudi

Diketahui Khashoggi, merupakan seorang jurnalis dan kolumnis terkemuka yang kerap mengritik pemerintah Arab Saudi dan menyerukan reformasi.

Konsulat Arab Saudi di Istanbul merupakan tempat terakhir jurnalis Jamal Khashoggi sebelum menghilang.

Khashoggi diduga dibunuh lalu dimutilasi sesaat setelah ia masuk ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober lalu.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Jamal KhashoggiDonald TrumpArab SaudiKekerasan Terhadap JurnalisTurki
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved