Agenda Presiden
Pidato Jokowi 'Game of Thrones' Dipuji Dunia, Rustam Ibrahim: Di Sini Sibuk Bahas Pornografinya
Rustam Ibrahim menanggapi pidato Game of Thrones yang disampaikan Presiden Jokowi di IMF-World Bank Annual Meeting, Jumat (12/10/2018).
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Mantan Direktur LP3ES, Rustam Ibrahim tampak memberikan tanggapannya soal pidato Game of Thrones yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di IMF-World Bank Annual Meeting 2018, Bali, Jumat (12/10/2018).
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Rustam melalui laman Twitter @RustamIbrahim, Senin (15/10/2018).
Meskipun pidato Jokowi itu menuai banyak pujian, namun tak sedikit pula yang memberikan kritik mengapa Jokowi menjadikan serial Game of Throne sebagai analogi dari keseluruhan pidatonya.
Banyak orang-orang yang mengkritik itu menyebutkan bahwa serial Game of Throne itu hanya menampilkan hal-hal yang tidak pantas, terutama bagi nilai-nilai yang dimiliki Indonesia.
• Kritik Fadli Zon atas Pertemuan IMF, soal Manfaat hingga Anggap Pidato Jokowi Tak Menunjukkan Wibawa
Menanggapi itu, Rustam pun menuliskan pendapatnya.
Menurut Rustam, siapapun yang ingin berkomentar dan mengkritisisasi pidato Game of Throne ala Jokowi, baiknya perlu untuk mengetahui terlebih dulu keseluruhan isi cerita serial tersebut.
Rustam menjelaskan, serial yang ditayangkan di HBO ini berisi tentang intrik politik, peperangan, pertumpahan darah.
Namun, serial ini juga berisi tentang kepahlawanan dan cinta.
Lebih lanjut, Rustam mengaku heran, ketika dunia memuji pidato Jokowi, masyarakat Indonesia justru sibuk membahas unsur pornografi dalam serial tersebut.
Berikut kicauan lengkap Rustam Ibrahim mengenai hal tersebut.
"Pesan saya, klo mau komen tentang Game of Thrones jangan hanya nonton 1 episode atau retweet.
Serial HBO tentang intrik politik, peperangan, pertumbuhan darah, incest, tapi juga kepahlawanan, cinta, sampai sekarang sudah masuk season 8 (1 season 10 episodes).
Kalau hanya 1 episode d*ng* komennya.
Dunia memuji pesan yang disampaikan Presiden @jokowi tentang pertarungan yang hanya merugikan semua pihak melalui serial TV Game of Thrones.
Di sini sibuk membahas pornografi dalam film serial HBO, yang mungkin 1 episode pun tidak pernah ditontonnya.
Saya nonton GOT sampai season 5 (50 episodes ?), kemudian malas dan berhenti 2 tahun lalu.
Terlalu banyak pertempuran, pertumpahan darah, pembunuhan sadis, intrik politik dan sebagainya.
Cerita incest memang ada sampai punya anak, pangeran mati terbunuh, tapi adegan hubungan incest seingat saya tidak ada," tulisnya.
Diberitakan sebelumnya dengan mengutip Wikipedia pada Jumat (12/10/2018), serial Game of Thrones merupakan drama fantasi Amerika Serikat yang ditulis oleh David Benioff dan D. B. Weiss.
Serial tersebut merupakan adaptasi dari novel series fantasi berjudul A Song of Ice and Fire yang ditulis oleh George R.R. Martin.
Serial ini pertama kali ditayangkan di HBO Amerika Serikat pada 17 April 2011 lalu.
Saat ini, serial Game of Thrones sudah akan memasuki musim ke-8.
Game of Thrones musim ke-8 akan ditayangkan pada peretengahan tahun 2019 mendatang.
Wikipedia menyebut bahwa serial Game of Thrones memiliki banyak alur cerita dan karakter.
Namun, serial ini memiliki 3 cerita garis besar.
Garis besar yang pertama adalah perebutan tahta Iron Throne Tujuh Kerajaan yang diperebutkan oleh para bangsawan.
Mereka berlomba-lomba merebut kebebasan dari tahta tersebut.
Garis besar cerita yang kedua berfokus pada keturunan terakhir kerajaan yang telah dilengserkan.
Ia berencana untuk mengembalikan tahta kembali ke keluarganya.
• Bahas soal Dusta, Fahri Hamzah: Cerita Bohong Itu Bahkan Dapat Memuluskan Karier dan Jabatan
Sedangkan garis besar cerita yang ketiga berpusat pada saudara yang membela dunia melawan ancaman kuno dan makhluk ganas dari utara.
Mereka juga harus berjuang di musim dingin yang akan datang mengancam kerajaan.
Serial Game of Thrones ini telah menyita perhatian penonton dari seluruh penjuru dunia.
Berbagai penghargaan telah diraih serial ini.
Beberapa penghargaan tersebut antara lain, Outstanding Drama Series pada 2015, 2016, dan 2018, Peabody Award pada tahun 2011, dan 5 nominasi untuk Golden Globe Award for Best Television Series – Drama pada 2012 dan 2015–2018. (TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jokowi_20181012_205838.jpg)