Breaking News:

Harga BBM Naik

Tak Ingin Jokowi Naikkan Harga BBM Premium, Rustam Ibrahim: Jangan Biarkan Rakyat Kecil Kecewa

Mantan Direktur LP3ES Rustam Ibrahim memberikan tanggapan soal polemik kenaikan harga BBM jenis Premium.

Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
Kompas/Priyombodo
Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium di salah satu SPBU milik Pertamina. 

Jika naik mereka akan ramai-ramai mengkritik dan akan menyerang kebijakan @jokowi. Saya sangat yakin tentang itu.

BBM Jenis Premium Tidak Jadi Naik, Fahri Hamzah Bandingkan Menteri ESDM dengan Ratna Sarumpaet

Kenaikan Dollar AS sampai skrg hampir belum ada dampaknya terhadap harga-harga kebutuhan pokok rakyat.

Tapi menaikkan harga BBM Premium pasti berdampak kenaikan harga-harga bahan pokok dan inflasi.

Mudah2an Menteri2 @jokowi MIKIR keras utk cari kebijakan lain @KemenkeuRI @KementerianESDM," tulisnya.

Sementara itu, diberitakan Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait akan segera rapat koordinasi membahas kenaikan harga BBM jenis premium.

Namun, Darmin belum memastikan kapan waktunya karena masih ada beberapa agenda yang sedang berjalan, seperti Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali.

"Saya tidak perlu mengatakan kapan. Tapi, dalam waktu dekat (akan dilaksanakan)," kata Darmin usai penandatanganan kontrak investasi 19 proyek infrastruktur di Hotel Inaya, Kamis (11/10/2018).

Terkait apakah harga premium dipastikan akan naik, Darmin menyebut lebih baik hal itu dijelaskan pada waktunya.

Darmin juga memastikan rakor akan digelar dalam waktu dekat, setelah Pertemuan IMF-Bank Dunia selesai.

"Ya selesaiin dulu lah (acara Pertemuan IMF-Bank Dunia) di sini. Di sini sudah penuh acaranya," tutur Darmin.

Rapat Terkait Kenaikan BBM Jenis Premium Digelar Usai Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjelaskan ada tahapan yang harus ditempuh jika mau menaikkan harga premium.

Hal itu dikarenakan premium merupakan jenis BBM khusus penugasan yang berbeda dengan jenis BBM lain, baik BBM subsidi maupun non subsidi.

"Keputusannya kan ada di regulator, pemerintah. Kami mengikuti saja. Kalau keputusannya tidak dinaikkan, ya kami jalankan," ujar Nicke.

Diberitakan sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan sempat membocorkan perubahan harga premium yang sebelumnya diumumkan akan naik pada Rabu (10/10/2018) pukul 18.00 WIB.

Jonan mengatakan harga BBM Premium akan naik menjadi Rp 7 ribu per liter yang sebelumnya Rp 6.500 per liter, dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (10/10/2018).

Halaman
123
Tags:
Joko WidodoHarga BBMBBM jenis premiumRustam IbrahimTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved