Breaking News:

Liga Indonesia

Dijatuhi Sanksi Tanpa Penonton hingga Akhir Musim, Manajemen Arema FC: Kami Tak Akan Ajukan Banding

Manajemen Arema FC memberikan tanggapan terkait sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Arema FC.

Penulis: Vintoko
Editor: Bobby Wiratama
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Pendukung Arema FC, Aremania, memberi dukungan kepada tim kesayangan mereka saat Arema FC melawan Persela Lamongan pada laga kedua Piala Presiden 2018 Grup E di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/01/2018) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Manajemen Arema FC memberikan tanggapan terkait sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Arema FC.

Diketahui sebelumnya, sanksi ini merupakan buntut dari insiden yang terjadi dalam laga antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/10/2018).

Pelanggaran dalam laga tersebut, yakni adanya pengeroyokan yang dilakukan suporter Arema FC terhadap suporter Persebaya Surabaya.

PSSI Resmi Rilis Sanksi untuk Arema, Hukumannya Nyaris Serupa yang Dihadapi Persib

Tak hanya itu, intimidasi juga dilakukan oleh suporter Arema FC dengan cara mendekati pemain Persebaya Surabaya.

CEO Arema FC Iwan Budianto mengatakan, pihaknya sudah menerima apapun keputusan Komdis PSSI meskipun sanksi itu dirasa sangat berat bagi kelangsungan hidup klub.

"Tidak hanya bagi klub yang kehilangan dukungan dari Aremania di saat posisi Arema FC di klasemen masih berada di posisi yang mengkhawatirkan, klub juga kehilangan pendapatan, tentu akan berpengaruh terhadap operasional kelangsungan hidupnya. Tidak hanya pemain dan official, tapi nasib karyawan juga akan terdampak," tutur Iwan Budianto dalam rilis kepada BolaSport.com, Kamis (11/10/2018).

Iwan Budianto menambahkan, sanksi Aremania, suporter setia Arema FC yang tidak boleh mendampingi tim kebanggannya itu juga berimbas kepada pelaku usaha kecil yang berjualan saat pertandingan.

Efek lainnya, kata Iwan Budianto, yakni pada sisi kontribusi penerimaan pajak daerah yang akan terhambat.

Meski demikian, lanjut Iwan Budianto, Arema FC sebuah klub yang menjunjung tinggi integritas sepak bola itu sendiri.

Setiap upaya penegakkan regulasi harus dihormati dan dipatuhi.

PSSI Pastikan Arema FC akan Terima Sanksi Keras Terkait Insiden Kontra Persebaya

Jika terjadi pelanggaran berat maka Arema FC siap menghadapi konsekuensinya.

Sanksi kepada Arema FC dan Aremania, kata Iwan Budianto, diharapkan menjadi momentum perubahan perilaku positif bagi semua saja, tidak hanya klub, panpel, tapi juga suporter.

"Jangankan dihukum sampai akhir musim, sejujurnya Arema FC ikhlas jika harus dihukum 10 tahun tanpa penonton dan sanksi lainnya, asalkan mampu membawa revolusi perubahan perilaku positif bagi suporter Indonesia. Kami siap menjadi martir perubahan kebaikan dalam sepakbola kita," ujarnya.

Oleh karena itu, Arema FC juga menegaskan akan menjalani hukuman ini dengan tegak kepala dan menjadi cambuk untuk perubahan kita semua agar patuh terhadap penegakan regulasi.

"Kami tidak akan mengajukan banding. Namun akan berada di barisan terdepan untuk membangun kesadaran para suporter utamanya Aremania agar berubah menjadi lebih baik," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Tags:
Arema FCPSSIMalangIwan BudiantoJoko Driyono
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved