Breaking News:

Gempa Bumi

Viral Video Pengusiran Relawan Gempa di Palu, BNPB: Nampaknya Ada Miskomunikasi

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan mengenai video viral pengusiran relawan BPBD.

Tayang:
Penulis: Mutmainah Rahmastuti
Editor: Lailatun Niqmah
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memberi penjelasan mengenai video viral pengusiran relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dilansir TribunWow.com, dalam video yang diunggah di laman Youtube Joko Partono, Selasa (9/10/2018), terlihat kondisi di sekitar kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu dipenuhi para relawan yang sibuk membongkar tenda dan mengemasi barang-barangnya untuk dipindah ke tempat lain.

Video yang berdurasi lebih dari 11 menit itu memperlihatkan relawan yang menyebutkan bahwa mereka diusir karena barang-barang kantor Bappeda dilaporkan hilang.

Daftar Lengkap Harga BBM Terbaru 10 Oktober 2018 di Setiap Wilayah

Relawan mengatakan bahwa mereka dituduh mencuri oleh pejabat BappedaKota Palu, Sulawesi Tengah, sehingga mereka harus angkat kaki dari depan kantor Bappeda.

"Kami diusir paksa oleh Kepala Bappeda karena dituduh mencuri, padahal kami disini untuk membantu warga Palu," ujar Relawan dalam video.

Dalam video itu relawan menyebutkan bahwa mereka tidak dapat berbuat apa-apa dan pasrah saja saat dilakukan pengusiran bahkan pembongkaran oleh pejabat Bappeda Palu.

 

Tanggapi Tayangan Media Televisi Asing soal Gempa Palu, Jansen Sitindaon: Mencoreng Wajah Bangsa

Terkait viralnya video tersebut, Sutopo Purwo Nugroho pun angkat bicara.

Melalui akun Twitter @Sutopo_PN, dirinya mengungkapkan bahwa berdasarkan penuturan Gubernur Sulawesi Tengah, tidak ada pengusiran.

Kejadian menurut sang Gubernur adalah relawan diatur dan direlokasi ke tempat lain karena kantor Bappeda akan dibersihkan.

Lantaran halaman yang digunakan untuk relawan mendirikan tenda, akan dipakai untuk apel Aparatur Sipil Negara (ASN) Bappeda.

"Gubernur Sulteng mengatakan, "Tidak ada pengusiran relawan BPBD di kantor Bappeda. Mereka diatur & direlokasi ke tempat lain karena kantor Bappeda akan dibersihkan. Halaman digunakan apel ASN Bappeda. Gubernur Sulteng & masyarakat Sulteng mengucapkan terima kasih pada relawan," 

Lebih lanjut, Sutopo menerangkan apabila ada kemungkinan terjadi miskomunikasi.

Ia pun mengaku berusaha mencari lebih banyak informasi terkait hal itu untuk dicarikan solusi secara bersama.

"Rekan-rekan relawan tetap semangat. Saya berusaha menanyakan banyak pihak untuk cari solusi. Saya selalu hormat sama relawan. Jangan juga terpancing dgn adu domba di medsos. Kita sama-sama bergerak untuk kemanusiaan. Ada miskokunikasi nampaknya. Tapi harus dicari solusi bersama,"

Sindir Pertemuan IMF hingga Gempa Palu, Andi Arief Buat Puisi Presiden Bahagia

 

Pada unggahan berikutnya,  Sutopo menyebutkan bahwa kehadiran relawan di kantor Bappeda juga menjaga keamanan.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
ViralBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)Gempa di Sulawesi TengahGempa Palu
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved