Breaking News:

Harga BBM Naik

Kenaikan Harga BBM Jenis Premium Ditunda, Ferdinand Hutahaen hingga Faldo Maldini Beri Tanggapan

Pembatalan kenaikan harga BBM jenis Premium oleh Presiden Indonesia Joko Widodo hari ini, Rabu (10/10/2018), mengundang sejumlah tanggapan dari tokoh.

Tayang:
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
Ilustrasi BBM
(TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

TRIBUNWOW.COM - Pembatalan kenaikan harga BBM jenis Premium oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), pada Rabu (10/10/2018), mengundang sejumlah tanggapan dari tokoh.

Pasalnya, penundaan tersebut diumumkan setelah keluarnya kabar pemerintah akan menaikan harga premium, yang disampaikan oleh kementerian ESDM, Ignasius Jonan, saat ditemui wartawan di ruang VIP Bandara Ngurah Rai Bali, Rabu (10/10/2018), pukul 18.30 WITA.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengkritik pemerintah melalui laman Twitter miliknya, @LawanPoLitikJW.

Ferdinand tampak memberikan kritikannya kepada pemerintahan karena telah mengumumkan kenaikan harga Premium, namun tiba-tiba membatalkan kenaikan itu.

Ia juga menekankan bahwa hal tersebut tak akan mampu membuat kenaikan harga dolar AS atas rupiah makin meningkat.

Reaksi Ratna Sarumpaet saat Ditanya soal Amien Rais yang Diperiksa sebagai Saksi oleh Penyidik

"Pemerintah menunda kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium menjadi Rp 7.000 per liter.

Apakah kalian urus negara dengan sandiwara? Atau ini sendagurau? Atau sekedar skenario untuk lahirkan pahlawan kesorean?

Kenaikan Premium sdh diumumkan, tiba2 dibatalkan dengan alasan tak jelas.

Kenapa bisa negara diurus sprt ini? Apakah tdk ada kordinasi? Tdk ada yg pimpin?

Pasar akan menghukum kebijakan tak menentu dr pemerintah. Tunggu sj perdagangan besok buka. Siap2 rupiah disiksa dolar," tulis Ferdinand.

Kicauan Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Rabu (10/10/2018).
Kicauan Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Rabu (10/10/2018). (Twitter @LawanPoLitikJW)

Sedangkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Faldo Maldini, juga mengomentari ketidakpastian pemerintah menetapkan harga BBM premium tersebut.

Faldo mengatakan pemerintah mempertontonkan kekacauan dalam menentukan harga BBM.

Selesai Diperiksa, Amien Rais Merasa Dihormati dan Dimuliakan oleh Penyidik

"Setelah kekacauan soal impor beras. Sekali lagi pemerintah mempertontonkan kekacauan dalam penentuan harga BBM. Ini preseden buruk...sangat buruk," tulisnya, seperti dilansir TribunWow.com dari unggahan Twitternya, @faldomaldini.

Tanggapan lainnya ia mengungkapkan batalnya kenaikan BBM ini akan memicu penimbunan BBM oleh oknum.

"Sudah diumumkan naik, terus sejam batal. Dan batalinnya pake statement, naik nunggu kesiapan pertamina. Ini akan memicu penimbunan BBM oleh oknum. Karena rakyat bersiap harga naik," tambahnya.

Halaman 1/3
Tags:
Harga BBMPartai Amanat Nasional (PAN)Wasekjen PANFerdinand Hutahaean
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved