Gempa Bumi

Update Gempa Sulawesi Tengah: 2.010 Korban Meninggal, Evakuasi Mulai Dihentikan 11 Oktober 2018

Badan Nasional Penanggulangan Benacana (BNPB) melaporkan korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah masih terus bertambah.

Update Gempa Sulawesi Tengah: 2.010 Korban Meninggal, Evakuasi Mulai Dihentikan 11 Oktober 2018
Kompas.com/Rosyid A Azhar
Hotel Roa Roa di kawasan Maesa di Kelurahan Lolu Timur, Kota Palu, luluh lantak dihantam rangkaian gempa yang melanda Sulawesi Tenga, Jumat (28/9/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Badan Nasional Penanggulangan Benacana (BNPB) melaporkan korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah masih terus bertambah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho pada konferensi pers Update Tanggap Bencana Sulteng, Selasa (9/10/2018) yang dikutip TribunWow.com dari akun YouTube BNPB Indonesia.

Dilaporkan hingga Selasa (9/10/2018), korban meninggal sebanyak 2.010 orang.

Korban meninggal di Kota Palu sebanyak 1.601 orang, Kabupaten Donggala 171 orang, Kabupaten Sigi 222 orang, Kabupaten Parigi Mautong 15 orang, dan Pasangkayu 1 orang.

Dari 1.763 korban meninggal, seluruhnya telah dimakamkan.

Sutopo menyampaikan korban meninggal paling banyak berasal dari Palu yang disebabkan oleh tsunami.

BNPB menginformasikan bahwa tercatat masih ada 671 korban yang belum ditemukan.

Sutopo Sebut Postingan Viral Seputar Video dan Foto Pascagempa di Bulukumba adalah Hoax

Untuk korban luka tercatat berjumlah 10.679 orang, dengan rincian 2.549 orang luka berat, dan 8.120 orang luka ringan.

Selain itu, gempa susulan masih terus berlangsung dan tercatat ada sebanyak 508 gempa susulan.

"Gempa susulan masih terus berlangsung , tadi pagi sempat 5,2 SR," ujar Sutopo.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Mutmainah Rahmastuti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved