Agenda Presiden
Paspamres Akhirnya Buka Suara Soal Viralnya Video Benarkan Posisi Jari Warga Saat Foto dengan Jokowi
Baru-baru ini viral video saat seorang anggota Paspampres membenarkan posisi jari warga yang mengacungkan dua jarinya. Berikut Cerita Dibaliknya.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNWOW.COM - Baru-baru ini viral video saat seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) membenarkan posisi jari warga yang mengacungkan dua jarinya.
Seperti diketahui, video itu ramai diperbincangkan lantaran netizen mengaitkan aksi pria dan paspampres tersebut dengan nomor urut calon presiden-calon wakil presiden dalam Pilpres 2019.
Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin mendapat nomor urut 01 sementara rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat nomor urut 02.
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak Paspampres akhirnya angkat bicara.
Dikutip dari Kompas.com, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres) Mayjen TNI Suhartono menjelaskan duduk perkara kejadian tersebut.
Suhartono menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat Presiden Jokowi menghadiri undangan Dies Natalis ke-66 Universitas Sumatera Utara, Senin (8/10/2018) pagi.
Menurut Suhartono, kehadiran Presiden itu disambut meriah oleh stakeholder universitas.
"Mereka berebut minta berswafoto dengan Presiden sambil berteriak histeris. Berbagai teriakan itu, antara lain 'Lanjutkan...' sambil acungkan satu jari. Ada juga yang bilang 'Pak Jokowi dua periode Pak ... !' sembari mengacungkan dua jari," ujar Suhartono melalui keterangan pers resmi, Senin (9/10/2018).
• Kata Paspampres soal Video Viral Tekuk Jari Warga saat Foto: Kami Menjaga Presiden dari Apa Pun
Paspamres pun lantas merespon aksi salah seorang warga itu.
Mereka diminta untuk tidak berteriak-teriak di depan Presiden jika hendak foto bersama.
"Salah satu Paspampres itu bilang, kalau mau foto tidak usah berteriak-teriak dua periode dan juga tidak usah acungkan jari-jarinya. Biasa saja," ujar Suhartono.
Kemudian, anggota Paspampres itu langsung menekuk jari yang diacungkan salah seorang warga.
Namun, video tersebut ternyata langsung viral di media sosial.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, anggota Paspampres dalam video tersebut membantah telah mengarahkan warga untuk mengacungkan jari tertentu.
"Enggak mengarahkan. Bapak itu untuk menunjukkan jari telunjuk saja, atau dua jari," ujar sang Paspampres yang enggan ditulis namanya.