Asian Para Games 2018
Mengenal Dua Cabor Khusus untuk Penyandang Disabilitas dalam Asian Para Games 2018
Pada gelaran Asian Para Games 2018, ada cabang olahraga (cabor) yang hanya khusus dimainkan oleh penyandang disabilitas seperti boccia dan goalball.
Penulis: Mutmainah Rahmastuti
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Pada gelaran Asian Para Games 2018, ada cabang olahraga (cabor) yang hanya khusus dimainkan oleh penyandang disabilitas seperti boccia dan goalball.
Dilansir TribunWow.com dari setkab.go.id, Jumat (5/10/2018), goalball adalah cabang olahraga yang dimainkan oleh penyandang tuna netra.
Tujuan permainan goalball adalah melemparkan bola hingga masuk ke dalam gawang.
• Daftar Lengkap Nama Atlet serta Pelatih Tim Bulu Tangkis yang akan Bertanding di Asian Para Games
Ketika bola dilempar, maka tim lawan akan bertindak sebagai penjaga gawang dan dilakukan secara bergantian.
Karena pemain goalball tidak dapat melihat keberadaan bola, maka didalam bola tersebut akan diberikan semacam lonceng yang dapat mengeluarkan suara.
Waktu permainan golaball adalah dua kali 12 menit dengan pergantian pemain sebanyak tiga kali dalam tiap tim.
Sedangkan boccia, dimainkan oleh orang yang memiliki keterbatasan kemampuan motorik.
Cara bermain boccia adalah dengan melemparkan bola merah melawan bola biru agar dekat dengan bola target berwarna putih.
• Cara Membeli TIket Opening Asian Para Games 2018, Buruan sebelum Kehabisan!
Dikutip dari Tribunnews.com, permainan boccia diawali dengan melempar bola jack sesuai arah strategi bermain, kemudian pemain yang berkesempatan melempar bola merah atau biru adalah pemain yang melempar bola berwarna putih.
Untuk skor akan dihitung di mana bola merah atau biru yang letaknya lebih dekat dengan bola putih di akhir permainan.
Permainan boccia terbagi menjadi empat babak di kategori individu dan pair, sedangkan untuk kategori tim terbagi menjadi enam babak.
Daftar Cabang Olahraga Asian Para Games 2018
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil tantangan untuk meyelenggarakan Asian Para Games 2018 untuk melebihi keberhasilan acara sebelumnya.
Dengan menyelenggarakan ajang ini, Panitia Penyelenggara Permainan Asia Indonesia (INAPGOC) ingin secara aktif mempromosikan olahraga khusus bagi para atlet penyandang disabilitas untuk Warga Negara Indonesia (WNI).
Sehingga ke depannya dukungan untuk olahraga ini akan terus meningkat.