Breaking News:

Gejolak Rupiah

Sri Mulyani Tegaskan Pelemahan Rupiah Bukan karena Bencana

Menurut Sri Mulyani, melemahnya nilai tukar rupiah lebih didominasi oleh faktor eksternal.

Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Sri Mulyani Indrawati - Menteri Keuangan Indonesia 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan penjelasan terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Dilansir TribunWow.com dari setkab.co.id, Sri Mulyani menegaskan nilai tukar rupiah yang menembus angka Rp 15.000 tidak berhubungan dengan bencana yang terjadi di Indonesia.

Menurutnya, melemahnya nilai tukar rupiah lebih didominasi oleh faktor eksternal.

“Saya lihat kalau dominasi hari ini memang lebih mayoritas yang berasal terutama triggernya dari luar yang sangat dominan,” ujar Sri Mulyani, Kamis (4/10/2018).

Sri Mulyani menuturkan, sentimen negatif dominan berasal dari masalah eksternal luar negeri.

Bank Indonesia Terima Penghargaan Tertinggi Dunia di Bidang Ekonomi Keuangan Syariah

Meski demikian, Sri Mulyani menyebut harus tetap waspada terutama pada neraca perdagangan.

Dimana impor Indonesia masih harus dikendalikan dengan baik.

Sri Mulyani menuturkan, Bank Indonesia akan melakukan tiga bauran kebijakan sebagai upaya dalam mengahadapi pelemahan rupiah.

"Bauran dari Bank Indonesia apakah itu berhubungan dengan suku bunga, apakah dengan makroprudensial, dan dengan policy mereka mengenai intervensi untuk menciptakan suatu perubahan yang bisa di-absorb dan di-adjust atau disesuaikan oleh perekonomian,” jelas Sri Mulyani.

Dari sisi fiskal, Sri Mulyani berjanji akan memonitor kegiatan impor.

Rupiah Tembus Rp 15.000, Dahnil Anzar: Fundamental Ekonomi Kita Memang Lemah

Terutama untuk impor barang-barang konsumsi dan barang yang sudah diproduksi di dalam negeri.

Sementara itu, diberitakan dari Kontan.co.id, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mencetak level terendah pada tahun ini.

Pada Kamis (4/10/2018) pukul 09.23 WIB, nilai tukar rupiah berada di level Rp 15.160 per dolar AS.

Sejak akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah telah melemah sebesar 1,72 persen dan merupakan posisi terendah dari Juli 1998.

Sentimen eksternal disebut menjadi faktor utama melemahnya nilai tukar rupiah.

Halaman
12
Tags:
Sri Mulyani IndrawatiRupiah melemahBencana Alam
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved