Pilpres 2019
SBY Minta Maaf ke Jokowi, Rachland Nashidik: 'Beliau' sedang Melindungi Andi Arief
Rachland Nashidik menyebut, permintaan maaf tersebut merupakan upaya SBY untuk melindungi Andi Arief.
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik angkat bicara terkait permintaan maaf Susilo Bambang Yudhonoyo (SBY) ke Presiden Ri Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini disampaikan Rachlan melalui akun Twitternya @RachlanNashidik, Sabtu (29/9/2018).
Sebelumnya, SBY menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi atas pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokarat, Andi Arief terkait alasan Ketua DPD Demokrat Sulawesi Utara Vicky Lumentut yang membelot menjadi kader Partai NasDem.
Rachland menuturkan, permintaan maaf tersebut merupakan upaya SBY untuk melindungi Andi Arief.
Menurut Rachland, akan ada kemungkinan reaksi berlebihan dari pemerintah atas pernyataan Andi Arief yang dinilai kritis.
• Doa Susi Pudjiastuti untuk Korban Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah
"Cuma pengamat yang tak paham makna maaf Pak SBY pada Pak Jokowi. Semua Kader Demokrat paham, dengan ambil alih tanggungjawab demikian, Pak SBY sedang melindungi Andi Arief dari kemungkinan reaksi berlebihan pemerintah atas twitnya yang kritis pada Jaksa Agung Partai Nasdem," tulis Rachlan Nashidik dalam akun Twitternya.
Permintaan Maaf SBY
SBY menuliskan permintaan maaf atas pernyataan Andi Arief terkait alasan Vicky Lumentut yang membelot menjadi kader Partai NasDem.
Hal itu disampaikan SBY melalui laman Twitternya, @SBYudhoyono, pada Jumat (28/9/2018).
SBY dalam kicauannya menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo atas kicauan Andi Arief.
SBY juga menyebutkan bahwa pernyataan Andi Arief berlebihan dan keras.
Namun, SBY mengungkapkan bahwa pernyataan Andi Arief itu adalah perwakilan dari perasaan kader Demokrat lainnya yang tidak terima karena partai dan pemimpinnya dilecehkan Partai Nasdem.
Berikut kicauan lengkap SBY mengenai hal tersebut.
• Kisah Pilot Batik Air soal Gempa Di Palu: Terlambat 30 Detik Saja, Saya Tidak akan Terbang
"Saya minta maaf kpd Presiden Jokowi & Jaksa Agung atas "tweet" Bung Andi Arief (AA), kader Demokrat, yg terlalu keras *SBY*
Pernyataan spontan AA tsb mungkin berlebihan & membuat tak nyaman Pak Jokowi & Pak Prasetyo *SBY*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/rachland-nashidik_20180731_125911.jpg)