Kabar Tokoh
Ferdinand Hutahaean: Saya Lebih Mampu Urus Negara Dibanding Jokowi
Melalui akun Twitternya, Ferdinand Hutahaean menyebut dirinya lebih mampu mengurus negara dibandingkan dengan Preside RI Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Hal ini diungkapkan Jokowi melalui unggahan di akun Instagramnya, @jokowi, pada Selasa (25/9/2018).
Jokowi bercerita bahwa pada tahun 1977 silam, Indonesia sempat membangun tol Jagorawi hingga negara-negara di Asia melihat hasil pembangunan ini.
• Setelah Disuspensi BEI, Saham Perusahaan Milik Erick Thohir Kembali Diperdagangkan Hari Ini
Mantan Walikota Surakarta ini juga membandingkan infrastruktur Indonesia dengan China dan Amerika Serikat (AS).
Menurutnya, pada awal tahun 2015 jalan tol di Indonesia hanya sepanjang 780 kilometer, sementara China sudah membangun jalan tol sepanjang 280.000 kilometer.
Tak hanya jalan tol, Jokowi juga membandingkan bendungan yang ada di Indonesia, AS, dan China.
Menurut Jokowi, dirinya sengaja menyampaikan hal ini di depan para pengusaha untuk memperlihatkan jika pemerintah masih punya pekerjaan yang besar dalam pembangunan infrastruktur.
Jokowi juga menyampaikan ketimpangan sangat terlihat pada sektor infrastruktur di Jawa dan beberapa daerah di Indonesia Timur.
Terakhir, Presiden Jokowi menuturkan, sebagai bangsa Indonesia, kita tidak hanya sekadar berbisnis maupun berekonomi saja, namun juga bernegara.
Ia menyampaikan, meskipun jika dilihat dari hitung-hitungan ekonomi dan politik, akan sangat menguntungkan jika dirinya membangun Pulau Jawa, namun Jokowi sekali lagi menegaskan bahwa Indonesia bukan hanya Jawa.
• Yenny Wahid akan Umumkan Dukungan Politiknya di Pilpres 2019 pada Rabu Sore
"Tahun 1977 kita membangun jalan tol Jagorawi. Semua negara melihat kita. Malaysia, Vietnam, Filipina, China, menengok Jagorawi seperti apa.
Namun sampai awal tahun 2015, panjang jalan tol di Indonesia hanya 780 kilometer. Saat itu, China sudah membangun 280.000 kilometer. Bendungan di Indonesia ada 231, sementara Amerika Serikat punya 6.100 bendungan dan China 110.000 bendungan!
Saya sengaja menyampaikan fakta-fakta ini di hadapan para pengusaha dalam HUT ke-50 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, kemarin, untuk menggambarkan bahwa kita masih punya pekerjaan rumah yang besar di bidang infrastruktur, mengingat Indonesia begitu besar.
Indonesia memiliki 17.000 pulau. Saya lihat ketimpangan infrastruktur barat, tengah, timur, betul-betul mencolok dan jurangnya sangat lebar. Itulah sebabnya kita harus membangun di Papua, di Maluku Utara, di NTT, di Indonesia bagian Timur.
Ya, kita ini bernegara, bukan berbisnis, bukan berekonomi saja. Meskipun jika dilihat dari hitung-hitungan ekonomi dan politik lebih menguntungkan jika membangun di Jawa, tapi Indonesia bukan Jawa saja," tulis Jokowi dalam akun Instagramnya.
(TribunWow.com/ Qurrota Ayun)