Pemilu 2019

Data IKP Bawaslu, Papua Barat Jadi Provinsi Tertinggi yang Rawan Masalah Pemilu

IPK 2019 diukur berdasarkan empat dimensi, yakni konteks sosial politik, penyelengaraan yang bebas dan adil, kontestasi dan partisipasi.

Bawaslu
Harian Warta Kota/Henry Lopulalan 

TRIBUNWOW.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (25/9/2018), dalam rilisan data IKP, Provinsi Papua Barat menjadi provinsi yang mendekati ukuran kerawanan pemilu tertinggi dengan menyentuh angka 52,83.

Nomor dua ditempati Provinsi DI Yogyakarta dengan angka 52,14.

Bawaslu membuat tiga ukuran skoring IKP 2019, yakni 0-33 untuk kerawanan rendah, 33,01-66 untuk kerawanan sedang dan 66,01-100 untuk kerawanan tinggi.

Menurut anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, IKP 2019 diukur berdasarkan empat dimensi, yakni konteks sosial politik, penyelengaraan yang bebas dan adil, kontestasi dan partisipasi.

Secara nasional, rata-rata skor IKP 2019, yakni 49.

Bawaslu Rilis Indeks Kerawanan Pemilu, Menko Polhukam Beri Apresiasi

Rinciannya 43,89 di dimensi konteks sosial politik, 53,80 penyelenggara penilai yang bebas dan adil, 50,65 kontestasi dan 46,18 partisipasi politik.

IKP ini digunakan sebagai referensi dan acuan Bawaslu untuk mencegah potensi pelanggaran dan kerawanan pemilu.

"IKP 2019 merupakan upaya sungguh-sungguh dari Bawaslu RI untuk melakukan pemetaan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi pelanggaran dan kerawanan pemilu 2019," kata Ketua Bawaslu Abhan dalam sambutannya di peluncuran IKP 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2018).

Kerawanan pemilu dalam IKP diartikan sebagai segala hal yang menimbulkan gangguan dan berpotensi menghambat proses pemilihan umum yang inklusif dan benar.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved