Kabar Tokoh
Tanggapi Kicauan Jokowi terkait Infrastuktur, Ferdinand Hutahaean: Jalan Tol Bapak Itu Mahal
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi unggahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait infrastruktur.
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menanggapi unggahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait infrastruktur.
Dilansir TribunWow.com dari laman Twitter @LawanPoLitikJW, Ferdinand menjelaskan kewajiban Jokowi sebagai presiden adalah membangun infrastruktur untuk rakyat.
Selain itu, infrastruktur untuk rakyat menurut Ferdinand harus bisa dinikmati semua pihak tanpa membayar.
Ferdinand menyebut jalan tol yang di bangun di era kepemimpinan Jokowi mahal dan berbayar tinggi.
"Kalau murni bernegara, maka kewajiban bapak sebagai presiden membangun infrastruktur untuk rakyat yang bisa dinikmati semua pihak tanpa membayar.
Jalan tol bapak itu, mahal, berbayar tinggi, itu artinya bahwa ada bisnis disana," tulis Ferdinand dalam akun Twitternya.
• Jokowi: Ketimpangan Infrastruktur di Indonesia Betul-betul Mencolok

Kicauan Ferdinand ini menanggapi unggahan Jokowi, @jokowi, pada Selasa (25/9/2018).
Jokowi menuturkan, pemerintah memiliki pekerjaan rumah di bidang infrastruktur.
Jika dilihat dari hitungan ekonomi, membangun infrastruktur di pulau Jawa lebih menguntungkan.
Tapi menurut Jokowi, Indonesia tidak hanya terdiri dari pulau Jawa saja.
Sehingga pembangunan infrastruktur didasarkan pada asas kenegaraan, bukan bisnis dan ekonomi saja.
"Kita punya pekerjaan rumah di bidang infrastruktur, mengingat Indonesia begitu besar. Meski, dilihat dari hitung-hitungan ekonomi dan politik lebih menguntungkan jika membangun di Jawa, tapi Indonesia bukan hanya Jawa.
Kita ini bernegara, bukan berbisnis, bukan berekonomi saja," tulis Jokowi dalam akun Twitternya.
• Fahri Hamzah: Program Bagi-bagi Sertifikat Tak Membuat Perubahan, Ketimpangan Tetap Menganga

Diberitakan dari Tribunnews, Jokowi menjadi satu di antara tamu undangan dalam perayaan HUT ke 50 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Dalam acara tersebut, Jokowi mendapat penghargaan sebagai tokoh pemerataan pembangunan oleh Kadin Indonesia.