Breaking News:

Pilpres 2019

Khofifah Indar Parawangsa Menolak Menjadi Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf Amin

ubernur terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa menolak namanya dimasukkan menjadi Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Jokowi-Ma'ruf

Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Wulan Kurnia Putri
Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial RI
Khofifah Indar Parawangsa 

TRIBUNWOW.COM – Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawangsa menolak namanya dimasukkan menjadi Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dilansir TribunWow dari TribunJatim, Jumat (21/9/2018) pernyataan Khofifah ini disampaikan setelah menghadiri acara peringatan Tahun Baru Islam 1440 H di Mojokerto.

Khofifah mengatakan bahwa dirinya sudah berkali-kali menyampaikan kepada tim Jokowi di Jakarta agar tak memasukkan namanya.

“Saya sudah menyampaikan berkali-kali kepada teman-teman di Jakarta agar tak memasukkan nama saya di tim regional” tutur Khofifah

Khofifah Indar Parawansa Mencicipi Es Krim Legendaris Kesukaan para ‘Meneer’ dan ‘Mevrouw’ di Malang

Khofifah mengatakan bahwa perannya akan lebih efektif jika masuk dalam jaringan skala nasional.

Tidak hanya itu, dia bisa memaksimalkan perannya melalui jaringan nasional.

"Untuk berseiring dengan perjuangan pak Jokowi dengan Kyai Ma'ruf kita membutuhkan penguatan dari seluruh jaringan yang kami bisa maksimalkan, jaringan yang bisa kami maksimalkan tentu tidak hanya di jawa timur," terang Khofifah

Khofifah menegaskan bahwa ia hanya masuk dalam tim Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN).

Sebab, menurutnya komunikasi dengan banyak kelompok akan lebih mudah dibangun dan fleksibel melalui tim tersebut.

"Saya sudah mengkomunikasikan dengan teman-teman tidak hanya teman-teman Jawa timur, terutama teman teman 9 provinsi yang basis vooters cukup signifikan. Rasanya kita membangun komunikasi ala kami, saya hanya fokus dijaringan kyai santri saja," tegasnya.

Diwartakan Kompas.com, Sabtu (22/9/2018) selain Khofifah, ada beberapa nama yang batal masuk dalam tim pemenangan daerah Jokowi-Ma’ruf.

Nama tersebut adalah Emil Dardak, Kiai Asep dan Dahlan Iskan.

Anggota Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin megatakan bahwa Dahlan Iskan mundur karena alasan kesehatan.

Sedangkan KH Asep Saefuddin Chalim yang juga menjadi pengasuh pesantren Amanatul Ummah mundur karena alasan Pribadi.

"Kiai Asep ingin bebas," kata Machfud 

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
InstagramKurirToko Online
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved