Breaking News:

Pilpres 2019

Dahnil Anzar Ceritakan Penambahan Angka 0 pada Nomor Capres hingga Sebut Kekhawatiran Koalisi Jokowi

Dahnil Anzar Simanjuntak menceritakan kejadian sebelum pengambilan nomor di Komisi Pemilihan Umum.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Dahnil Anzar - Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 

TRIBUNWOW.COM - Koordinator juru bicara calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menceritakan kejadian sebelum pengambilan nomor di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kejadian itu diceritakan Dahnil melalui Twitter miliknya, @dahnilanzar, Sabtu (22/9/2018).

Mulanya, ia mengomentari netizen @awan_publica yang mengunggah foto ketika para capres, dan tim pemenangan berkumpul bersama di satu ruang.

"Pilpres adalah ajang adu gagasan, adu program dan adu harapan adu keceriaan.

Foto ini gambaran bahwa keceriaan harus hadir dalam perbedaan.

Pilihan kita mungkin berbeda, aku pilih Jokowi engkau Prabowo.

Kita tetap tertawa bersama, bersaudara saling menghormati #PilpresYangCeria," tulis netizen @awan_publica.

Mengomentari hal tersebut, Dahnil pun menceritakan kejadian yang menarik saat berada di ruangan tersebut.

Koordinator jubir Prabowo ini mengatakan jika dalam ruangan itu, koalisi Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin meminta persetujuan Prabowo-Sandiaga terkait nomor urut yang dirasa bisa menguntungkan partai tertentu.

Khofifah Indar Parawangsa Menolak Menjadi Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf Amin

Inilah cerita Dahnil yang dikutip TribunWow.com dari Twitter milik Dahnil.

"Peristiwa menarik diruangan ini, ktk koalisi JKW-KMA, meminta persetujuan Pak @prabowo dan Bang @sandiuno terkait Nomor urut 1 dan 2.

Dimana koalisi JKW mrs tdk nyaman dg nomor urut 1atau 2, krn hny akan menguntungkan salah satu partai, akhirnya dg besar hati Pak PS menerima.

 

Pada saat itu Pak @prabowo dan Bang @sandiuno sdh menunggu lama diruang sidang, sementara Pak JKW dan koalisi ada diruangan VIP.

Akhirnya Pak PS dan Bang Sandi serta komisioner KPU diajak ke ruang VIP, untuk menyampaikan terkait permintaan koalisi JKW agar ditambahkan angka 0.

Koalisi JKW khawatir penggunaan nomor 1 atau 2 hanya akan menguntungkan partai tertentu.

Maka mrk meminta kesediaan Pak @prabowo dan bang @sandiuno untuk menerima usulan tambahan angka 0 didepan angka 1 dan 2, dg ikhlas tanpa perlu buruk sangka Pak @prabowo dan bang @sandiuno OK.

Sejak awal semua partai koalisi Pak @prabowo dan Bang @sandiuno tdk ada masalah dengan nomor 1 dan 2, semuanya asyik-asyik aja, dan kegembiraan bertambah ketika memperolah nomor 2.

Peace and Victory. Adil dan Makmur," tulis Dahnil.

Jubir Prabowo-Sandiaga: Kampanye Kami Ruang Adu Ide dan Gagasan

Sementara itu, penambahan angka ini juga disebutkan Sandiaga saat berpidato selepas pengambilan nomor.

"Singkat saja dari saya sebelum acara dimulai tadi kawan saya Ipang Wahid tergopoh-gopoh, Pak Presiden menerima Prabowo dan saya di bawah.

Ternyata di bawah itu kita membicarakan apakan nomor urut 1 dan 2 ini akan menimbulakn komplikasi karena ada partai juga memiliki nomor sama, tapi Pak Prabowo dan Pak Jokowi dengan santainya menambahkan menambahkan angka nol (0) di depan nomor urut, gak sampai satu menit itu menunjukkan kita bersahabat," ujar Sandiaga, Jumat (21/9/2018). (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
KrisdayantiBaby ArsyaAshanty
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved