Breaking News:

Pilpres 2019

Polemik Debat Pilpres Berbahasa Inggris, KPU: Debat 5 Kali Menggunakan Bahasa Indonesia

Arief Budiman, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan bahwa debat pemilihan presiden (Pilpres) menggunakan bahasa Indonesia.

Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Lailatun Niqmah
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Arief Budiman - Ketua Komisi Pemilihan Umum 

TRIBUNWOW.COM – Arief Budiman, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan bahwa debat pemilihan presiden (Pilpres) menggunakan bahasa Indonesia.

Arif menjelaskan debat menggunakan bahasa Indonesia karena tujuan dari debat ini agar disimak oleh warga Indonesia sehingga harus menggunakan bahasa yang bisa dimengerti oleh seluruh warga Indonesia.

"Debat bahasa Indonesia, wong debat itu yang menyaksikan siapa? orang Indonesia," kata Arief.

Breaking News! Pilpres 2019 Jokowi-Maruf Nomor Urut 1, Prabowo-Sandiaga 2

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (21/9/2018) Arief mengatakan debat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden akan berlangsung lima kali.

Jumlah debat pilpres 2019 ini sama dengan pemilu presiden pada tahun 2014.

Arief menuturkan belum ada pembahasan detail terkait dengan mekanisme debat pilpres ini.

Arief mengatakan dari lima kali debat.

3 kali bisa debat khusus untuk para capres dan dua kali untuk cawapres atau bisa juga keseluruhan pasangan capres dan cawapres.

Ambil Undian Nomor Urut, Jokowi-Maruf Menaiki Mobil Bak Terbuka Berlampu Warna-warni

"Ada dua desain (debat capres). Satu, tiga kali capres, terus dua kali cawapres, misal begitu. Atau bisa juga lima kalinya akan dilakukan barengan semua (pasangan capres-cawapres)," kata Arief di kantor KPU, Menteng.

Arief mengungkapkan bahwa KPU belum menyusun jadwal debat Pilpres, sehingga kemungkinan besar debat akan diselenggarakan tahun 2019.

"Mungkin debatnya itu di 2019 lah. Januari satu kali, Februari satu kali, Maret satu kali, begitu misalnya. Kemudian nanti April kita bikin dua kali, tiga kali gitu," ujar Arief.

Diberitakan sebelumnya dari TribunNews.com Jumat (14/9/2018), kubu capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sempat mengusulkan untuk menggunakan bahasa Inggris saat debat capres mendatang.

Hasil Sementara Polling Pilpres 2019 yang Dibuat Mata Najwa: Jokowi Salip Perolehan Angka Prabowo

Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Indra Hakim Hasibuan mendukung usulan debat bahasa Inggris.

Indra juga menambahkan selain debat menggunakan bahasa Inggris, diadakan juga debat bahasa Arab dan tes baca Al-quran.

"Kami sangat mendukung. Bahkan, sebaiknya juga debat berbahasa Arab dan tes baca Al-qur'an perlu dilakukan," kata Indra Hakim, Jumat (14/9/2018) (TribunWow.com/Gigih Prayitno)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Komisi Pemilihan Umum (KPU)Pilpres 2019Prabowo-SandiagaJokowi-Maruf Amin
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved