Breaking News:

Kasus Century

Asia Sentinel Minta Maaf, Faizal Assegaf: Semoga Pak SBY Dapat Meyakinkan KPK Bahwa Dirinya Bersih

Faizal Assegaf memberikan tanggapan atas permintaan maaf media asing Asia Sentinel kepada SBY dan partai Demokrat.

Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Faizal Assegaf di kawasan Setiabudi, Jakarta, Kamis (16/8/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Progress 98, Faizal Assegaf, memberikan tanggapan atas pemberitaan terkait media asing Asia Sentinel yang menuliskan artikel berisi permintaan maaf kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY).

Dalam unggahannya, Faizal Assegaf menyebutkan, bahwa pihak SBY telah berhasil membungkam Asia Sentinel yang sebelumnya menulis berita terkait keterlibatan SBY dalam kasus Bank Century.

Namun, dalam perpektif hukum, kasus Bank Century juga masih meninggalkan misteri.

Polemik Impor Beras, Said Didu: Kisruh karena Ada 4 Data yang Memiliki Kepentingan Masing-masing

"Jaringan lobi pak @SBYudhoyono sukses bungkam laporan Asia Sentinel.

Secara politik kedua pihak telah berdamai, namun dalam perspektif hukum kasus Century masih meninggalkan misteri.

Semoga pak SBY dapat meyakinkan KPK bahwa dirinya bersih dari skandal tersebut," kicaunya.

Sebelumnya diberitakan, Media asal Hong Kong, Asia Sentinel, menuliskan permintaan maafnya kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan Partai Demokrat.

Permintaan maaf ini dilayangkan atas pemberitaan mereka sebelumnya yang mengaitkan pemerintahan SBY dengan skandal Bank Century.

Dilansir TribunWow.com dari situs asiasentinel.com, Rabu (19/9/2018), permintaan maaf itu diunggah dengan judul 'Permintaan maaf kepada Presiden Yudhoyono dan Partai Demokrat Indonesia', menggunakan Bahasa Inggris.

Berikut isi lengkap permintaan maaf yang ditulis Asia Sentinel.

Asia Sentinel Minta Maaf, Andi Arief: Ini Belum Selesai, yang Menyebarkan Fitnah akan Kami Kejar

"Asia Sentinel ingin menarik kembali cerita yang dirilis pada 10 September 2018, di situs web, tentang mantan pemerintah Yudhoyono dan kasus Bank Century di Indonesia.

Dalam cerita, yang ditulis sendiri oleh pemimpin redaksi Asia Sentinel, John Berthelsen, kami secara tidak adil melayangkan banyak tuduhan terkait dengan gugatan yang sedang berlangsung mengenai dampak dari Bank Century.

Kami mengakui bahwa, kami tidak mencari komentar yang adil dari orang-orang yang disebutkan dalam artikel itu dan bahwa artikel itu hanya satu sisi dan melanggar praktik jurnalistik yang adil.

Ini juga membawa berita utama yang memanas dan tidak adil bagi mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Kami telah menghapus postingan dari situs web Asia Sentinel tetapi kami lebih lanjut ingin meminta maaf sepenuhnya dan tegas kepada mantan Presiden Yudhoyono, Partai Demokrat, dan siapa saja yang merasa terhina oleh artikel tersebut.

Halaman 1/2
Tags:
Asia SentinelFaizal AssegafSusilo Bambang Yudhoyono (SBY)Partai DemokratBank Century
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved