Pilpres 2019
Dahnil Anzar Simanjuntak Puji Bahasa Inggris ala Jokowi
Usulan debat kandidat capres-cawapres dari kubu Prabowo-Sandiaga kini menuai polemik dan jadi bahan pembicaraan publik.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak turut berkomentar terkait bahasa Inggris Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini diungkapkan Dahnil melalui Twitter miliknya, @dahnilanzar, Jumat (14/9/2019).
Menurut Dahnil, jika banyak yang membully gaya bahasa Inggris Jokowi, dirinya justru melihat ada perbedaan.
Ia menganggap gaya Bahasa Inggris Jokowi bisa melahirkan istilah Solo English maupun Jokowi English.
"Berbagai pihak membully bahasa Inggris Pak Jokowi.
Justru saya melihat dengan bahasa Inggris gaya dan pronounciation ala Pak Jokowi, bila diambil hikmahnya dan kita tdk repot membully.
Maka akan lahir dan populer Solo English, atau Jokowi English. Patenkan?," tulis Dahnil.
• Sejumlah Tokoh Kritik Koalisi Prabowo-Sandiaga usai Usulan Debat Bahasa Inggris di Pilpres 2019
Kicauan dari Dahnil ini mendapatkan komentar dari netizen @bknojekbiasa.
"Org luar itu ga mempermasalahkan pronounce nya dia.
Krn mrk juga paham kl english not his mother tounge language... Tapi esensi dari pidato nya.
Jgn kan pak jokowi, di inggris aja ada yg aksen nya jauh berbeda seperti org2 di liverpool," jawab netizen tersebut.
"Sy sepakat. Sama sekali tak mempermasalahkan. Wong bukan bahasa Ibu kita kok," tanggapan Dahnil Anzar.
• Bahas Iklan Jokowi, Ruhut Sitompul Sebut Pendukung Prabowo-Sandiaga Semakin Sensitif
Sementara itu, diberitakan dari Kompas.com, usulan sesi debat menggunakan bahasa Inggris itu diungkapkan ketua DPP PAN Yandri Susanto.
"Boleh juga kali ya. Ya, makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," ujar Yandri, Kamis (13/9/2018).
Yandri menuturkan, pemimpin Indonesia bakal bergaul dan banyak berbicara di forum internasional yang memerlukan penggunaan bahasa Inggris.