Viral Medsos
Soal 'Iklan Jokowi' di Bioskop, Fadli Zon: Jelas Mubazir
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon memberikan tanggapan terkait polemik Iklan Joko Widodo (Jokowi) di bioskop.
Penulis: Vintoko
Editor: Lailatun Niqmah
Lanjutnya, ia menuliskan anggaran pembuatan iklan tersebut dibebankan kepada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemkominfo.
"Anggaran yg digunakan utk iklan layanan masyarakat tersebut dibebankan pada DIPA Kementerian Kominfo Tahun 2018, yg mana proses perencaannya telah disiapkan sejak pertengahan 2017."
Diketahui, video iklan Jokowi menjadi viral dan ramai dibicarakan warganet di Twitter setelah akun @nynazka menceritakan pengalamannya di bioskop yang melihat iklan tersebut.
Ia mengaku jika iklan ini merusak suasana.

Hingga sejumlah tokoh angkat bicara mengenai viralnya pembicaraan soal 'iklan Jokowi' yang tayang di bioskop.
Di antaranya, Ferdinand Hutahaean, Fadli Zon hingga Faizal assegaf.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari laman Twitter mereka yang diunggah pada Rabu (12/9/2018).
Ferdinand Hutahaean selaku Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, melontarkan sindiran terkait iklan tersebut.
Ferdinand Hutahaean tampak membandingkan Jokowi dengan pendiri Apple Steve Jobs dan pendiri Alibaba Jack Ma yang tidak mengiklankan dirinya.

Sementara Faizal Assegaf selaku Ketua Progres 98, membantah jika tayangan yang viral di media sosial itu adalah sebuah iklan.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon meminta agar iklan tersebut dicopot dari bioskop.

Suryo Prabowo, Mantan Kepala Staf Umum TNI, menyebut jika iklan tersebut curi start kampanye.

• Viral Iklan Jokowi di Bioskop, Sejumlah Tokoh Beri Tanggapan
Sementara itu, Dede Budhyarto selaku Pegiat Media Sosial-Pendukung Jokowi tampak me-retweet sebuah video iklan yang tayang di bioskop.
Video tersebut dibagikan oleh blogger dengan akun @baricitaID.
Membantah klaim iklan Jokowi 3 menit di bioskop, netter tersebut mengungkapkan jika iklan yang viral dan dipermasalahkan adalah soal pembangunan bendungan dan Asian Games 2018.
Dalam video itu, ia menuturkan jika Jokowi hanya muncul sebentar saja.
(TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)