Soal Hasil Capaian Pemerintahan Jokowi, Ruhut Sitompul: Pendukung Rumah Sebelah Kebakaran Jenggot
Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ruhut Sitompul angkat bicara soal hasil capaian pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Vintoko
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ruhut Sitompul angkat bicara soal hasil capaian pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter-nya, @ruhutsitompul, yang ditulis Kamis (13/9/2018).
Ruhut mengatakan jika hasil capaian pemerintahan Jokowi membuat kubu oposisi 'kebakaran jenggot' (kebingungan).
• PDIP Sebut Kabar Menyeberangnya Kwik Kian Gie Hanyalah Klaim Sepihak Prabowo Subianto
"Hasil Capaian Pemerintahan Pak Joko Widodo Presiden RI ke 7, “Pendukung Rumah sblh Kebakaran Jenggot,
tolong Jgn Sewot Pak JOKOWI Pak JK Sudah Sedang & Akan Melanjutkan Bekerja utk RAKYAT sedangkan Si Ijong & yg didukung baru A k a n mulai Bekerja K a l a u Menang” MERDEKA," tulis Ruhut Sitompul.

Cuitan Ruhut Sitompul (Capture Twitter)
Sementara itu baru-baru ini diberitakan, ada iklan capaian kinerja pemerintahan Presiden Jokowi yang ditayangkan di bioskop.
Iklan yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) itu sempat menuai polemik lantaran dianggap bagian dari kampanye Jokowi di Pilpres 2019.
Namun, hal itu dibantah Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu melalui video klarifikasi yang diunggah melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (12/9/2018) malam.
“Yang kami sampaikan tersebut bukan bagian dari kampanye. Kementerian Kominfo tidak sama sekali melakukan kampanye terkait dengan pencapresan Pak Jokowi pada periode mendatang,” ujar Ferdinandus dikutip dari Kompas.com.
• Kominfo Bantah Iklan Pemerintah yang Muncul di Bioskop sebagai Kampanye Jokowi
Apa yang dilakukan oleh Kemenkominfo, menurut Ferdinandus, merupakan peran dan tugas yang sudah diamanahkan kepada kementeriannya untuk menjadi humas pemerintah atau government public relations.
Dia menambahkan, menyampaikan hasil kinerja pemerintah kepada masyarakat luas termasuk dalam tugas Kemenkominfo sebagai humas pemerintah.
Pemilihan bioskop sebagai media iklan pun didasari atas beberapa alasan.
Ferdinandus mengatakan, salah satunya bioskop dinilai lebih efektif untuk menyampaikan pesan kepada khalayak.
Bioskop memberikan ruang kepada publik untuk memasang iklan.
Selain itu, peningkatan jumlah penonton di bioskop terbilang tinggi sehingga dinilai akan efektif jika iklan dipasang di layar lebar dengan kondisi penonton yang ada.
"Kami berkeyakinan, dengan memasang iklan di bioskop itu jauh lebih efektif, untuk semakin banyak masyarakat menerima informasi terkait dengan pencapaian yang dilakukan oleh pemerintah saat ini," kata Ferdinandus.