Tagihan Kemenpora
Rustam Ibrahim Usulkan Roy Suryo Mundur dari Demokrat, Andi Arief: Akan Ada Tindakan Partai
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief angkat bicara soal kasus yang dihadapi Roy Suryo terkait tagihan sejumlah Barang Milik Negara (BMN).
Penulis: Vintoko
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief angkat bicara soal kasus yang dihadapi Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo terkait tagihan sejumlah Barang Milik Negara (BMN).
Hal itu disampaikan Andi Arief melalui laman Twitter, @AndiArief__, yang ditulis Minggu (9/9/2018).
Mulanya, Mantan Direktur LP3ES, Rustam Ibrahim tampak membalas cuitan Andi Arief soal ulang tahun ke-17 Partai Demokrat.
• SBY Ulang Tahun, Sejumlah Tokoh Beri Ucapan, dari Fadli Zon hingga Fahri Hamzah
Rustam mengatakan jika Roy Suryo menjadi kewajiban besar bagi Partai Demokrat.
Dirinya mengusulkan agar Roy Suryo mundur dari Partai Demokrat dan mengembalikan sejumlah aset negara yang masih dibawanya.
Menurut Rustam, sikap itu bisa memperbaiki citra dan elektabilitas Partai Demokrat.
"Bung @AndiArief__ tampaknya Roy Suryo jadi faktor liability besar bagi Partai Demokrat.
Kalau boleh usul sebaiknya RS menyatakan mundur dari PD, serta mengembalikan barang2 yang dibawanya.
Sikap ini dapat memperbaiki citra dan elektabilitas PD, daripada menyewa Pengacara," tulis Rustam Ibrahim, melalui akun @RustamIbrahim, Minggu.
Menanggapi hal itu, Andi Arief mengatakan jika dalam waktu dekat, Partai Demokrat akan mengambil tindakan atas Roy Suryo.
"Doakan dalam waktu yang tidak lama kita akan ada tindakan partai soal Roy Suryo," tulis Andi Arief.
Hal senada diungkapkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, Kamis (6/9/2018).
Dikutip dari Kompas.com, Amir Syamsuddin mengatakan, persoalan yang sedang dihadapi Roy Suryo, berpotensi menimbulkan persepsi negatif publik terhadap Partai Demokrat.
Roy dituding tidak mengembalikan 3.226 unit barang milik negara (BMN) selepas menjabat menteri pemuda dan olahraga.
Pihak Kemenpora menagih Roy supaya Roy segera mengembalikan BMN itu.