Breaking News:

Tagihan Kemenpora

Pengacara Sebut Roy Suryo Sempat Stres karena Surat Tagihan Kemenpora, Tak Ingin Nama Baik Tercemar

Menurut Tigor, Roy sebagai calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Demokrat, tidak ingin nama baiknya tercemar karena masalah itu.

Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews/Jeprima
Roy Suryo 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo kepada kuasa hukumnya, Tigor P Simatupang sempat mengaku terusik dan pusing atas keluarnya surat Kemenpora terkait dengan pengembalian aset negara.

Menurut Tigor, Roy sebagai calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Demokrat, tidak ingin nama baiknya tercemar karena masalah itu.

"Iya lah pasti sempat stres juga. Pusing dia pas tahu ada surat itu. Apalagi sebenarnya yang diminta?" ujar Tigor kepada Tribun, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Posisinya sangat tidak diuntungkan, terlebih kicauan masyarakat di media sosial sangat menyudutkan kliennya.

Banyak warga net yang sebagian besar mem-bully ketika surat permintaan pengembalian barang bocor ke media sosial.

Jelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, Masyarakat Jawa Hadirkan Sajian Khas Bubur Suro

"Nah sempat merasa netizen itu jahat-jahat sekali. Karena menjadi bahan olok-olok," jelas dia.

Namun, saat Tigor mengatakan barang-barang yang diminta tidak masuk akal, pandangan di media sosial semakin berubah.

Banyak dari warganet yang akhirnya berpikir ulang mengenai surat edaran itu.

"Ya sekarang sudah mulai reda lah. Pak Roy juga tidak pusing lagi. Bagaimanapun dia kan mau maju lagi. Nama baiknya harus dipulihkan," ujarnya.

Tigor menguraikan, barang-barang yang diminta oleh Kemenpora adalah pembelian dari kementerian. Bukan pembelian oleh Roy ketika menjadi menteri.

Harusnya, dia meminta kepada BPK untuk mengaudit Kemenpora, karena diduga telah melakukan mark-up. Tetapi, mencari kambing hitam agar tidak disalahkan.

"Ya bukan tidak mungkin kan yang salah justru Kemenpora. Bukan Pak Roy. Barang-barang itu kan yang beli kementerian," tegasnya.

Pihaknya juga akan meminta konfirmasi ulang dari Kemenpora terkait keseluruhan nilai barang yang dikatakan mencapai Rp 9 miliar.

Sandiaga Uno Prihatin dengan Melemahnya Rupiah yang Bisa Membuat Harga Kebutuhan Pokok Naik

"Nah itu, bagaimana ceritanya bisa sampai segitu besar? Memang barang apa saja bisa sampai segitu? Sendok, garpu, panci, kamera? Sampai segitu harganya? Yang benar lah," imbuhnya.

Rp 9 Miliar

Menteri Pemuda dan Olahraga (Mempora) Imam Nahrawi menyatakan, nilai barang yang belum dikembalikan mantan Menpora Roy Suryo mencapai Rp 9 miliar.

"Setahu saya Rp 8 miliar sampai Rp 9 miliar," ujar Imam Nahrawi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/9/2018).

Menurut Imam Nahrawi, surat permintaan pengembalian barang milik negara‎ kepada Roy Suryo, merupakan hasil dari laporan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pada 2016, dan pihak BPK pun telah melayangkan surat kepada Roy Suryo.

"Pokoknya kami menerima hasil BPK, angka itu kami dapatkan dari pemeriksaan. ‎Saya berharap betul supaya diselesaikan, agar tidak ada yang mengganjal pemeriksaan kita di masa yang datang," papar Imam Nahrawi.

Pakar Psikologi Sebut Prabowo-Sandiaga Tutupi Masalah Internal: Akhirnya Kritik Juga Itu-itu Saja

Namun, terkait jenis barang apa saja yang belum dikembalikan politikus Partai Demokrat itu, Imam Nahrawi tidak mengetahuinya secara rinci.

"Saya tidak detail, kamera saja yang saya ingat," ucap Imam Nahrawi.

Terkait tenggat waktu yang diberikan Roy Suryo mengembalikan barang milik negara, Imam Nahrawi pun tidak menyebut waktu yang pasti.

Tetapi diharapkan, agar dikembalikan secepat mungkin, agar tidak terjadi polemik berkepanjangan.

"Ya dikembalikan sampai kapan pun, dan segeralah ditindaklanjuti dengan baik tanpa banyak polemik dan tidak ada yang mengganjal pemeriksaan kita di masa yang datang," harap Imam Nahrawi.

Polemik Roy Suryo dengan Kemenpora tersebut bermula dari surat yang diterbitkan Kemenpora tertanggal 1 Mei 2018.

Surat tersebut ditujukan kepada Roy Suryo sebagai mantan Menpora.

Dalam surat tersebut Kemenpora meminta Roy Suryo mengembalikan 3.226 barang milik negara.

Menanggapi hal tersebut, Roy Suryo merasa difitnah. Ia tidak pernah merasa membawa barang milik negara sewaktu menjabat menteri.

Roy Suryo mengatakan tudingan tersebut fitnah dan kental muatan politis.

"Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebut-sebutkan masih saya bawa? Padahal tidak sama sekali," kata Roy. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Roy Suryo Sempat Terusik Surat Kemenpora, Tak Ingin Nama Baiknya Tercemar

Sumber:
Tags:
Roy SuryoKementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved