Breaking News:

Duta Besar Indonesia untuk Polandia Keluhkan Kinerja BNPTKI yang Dirasa Lamban

Duta Besar Indonesia untuk Polandia mengeluhkan cara kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang dinilainya lambat.

Tayang:
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
the-marketeers.com
Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F. Gontha 

TRIBUNWOW.COM- Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F. Gontha mengeluhkan cara kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI) yang dinilainya lambat.

Hal tersebut diunggah dari akun Twitter Peter F. Gontha, @PeterGontha, Jumat (7/9/2018).

Dalam postingannya ia menuliskan Polandia telah meminta tenaga kerja Indonesia sebanyak 20.000, namun ia menilai BNPTKI  kurang cepat menanganinya.

Menurut Peter, Indonesia kalah cepat dari negara lain yakni Nepal, Malaysia, dan Vietnam dalam hal menyiapkan tenaga kerja.

Erick Thohir Resmi Jadi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin

"Kita galau adanya TKA di Indonesia. Sangat Mengerti!!! Jangan sedih Polandia minta 20.000 tenaga kerja dari Indonesia, tapi BNPTKI kerjanya kurang cepat, LAMBAN, mana Pak NUSRON WAHID??? Kita disalip tenaga kerja dari NEPAL, MALAYSIA dan VIETNAM. Lagi lagi kita kalah!!!!!" tulis akun @PeterGontha.

Sementara itu, akun @simbangado menjawab postingan Peter dengan menanyakan industri apa yang dibutuhkan Polandia.

"Kebutuhannya untuk industri apa pak?," tulis akun @simbangado.

Peter menjawab bahwa industri apa yang dibutuhkan Polandia yakni industri perkapalan, IT, pengolahan Makanan, dan perawat.

"Industri perkapalan, IT, pengolahan Makanan, Perawat, bukan PRT serjana pun boleh!!!" jawab akun @PeterGontha.

Rupiah Mulai Menguat, Bank Indonesia Beri Tanggapan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban resmi oleh BNPTKI. (TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

Tags:
Peter F. GonthaBadan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Twitter
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved