Breaking News:

Asian Games 2018

Menpora Beberkan Rahasia dari Cepatnya Pencairan Uang Bonus Atlet Asian Games

Pemerintah telah membagikan bonus bagi para atlet peraih medali sebelum Asian Games 2018 secara resmi ditutup pada 2 September 2018.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pesilat Indonesia Sugianto pada upacara pengalungan medali final tunggal putra nomor seni pencak silat Asian Games 2018 di padepokan pencak silat Taman Mini, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Sugianto berhasil meraih emas dengan nilai 471 disusul perak pesilat Thailand Ilyas Sadara dengan nilai 460 dan perunggu pesilat Filipina Almohaidib Abad dengan nilai 455. 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah telah membagikan bonus bagi para atlet peraih medali sebelum Asian Games 2018 secara resmi ditutup pada 2 September 2018.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan, realisasi pemberian bonus ini dapat terlaksana dengan cepat karena kerja sama antarkementerian.

"Kenapa cepat? Karena kita kerja sama, Menteri Keuangan, pihak-pihak perbankan, dan tentu tim Kemenpora," kata Imam di Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Ketua OJK: Jokowi Minta Jajarannya Jelaskan ke Publik soal Pelemahan Rupiah

Selain itu, hal ini tidak lepas dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pencairan bonus, bahkan sebelum keringat para atlet mengering.

Imam mengatakan, ia juga mengecek satu per satu buku rekening yang diberikan kepada para atlet untuk memastikan bahwa jumlah yang ditransfer memang sesuai nominal yang dijanjikan tanpa potongan apa pun.

Bonus tersebut ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet.

"Saya pastikan, kayak Aries (Susanti Rahayu, atlet putri panjat diding), mana buku tabunganmu, dengan malu-malu Aries mengeluarkan. Kita cocokkan benar enggak angka yang diberikan Presiden dengan yang tercantum di buku tabungan," terangnya.

"Alhamdullillah benar, tidak ada potongan serupiah pun," ujar Imam.

Anak SD dan Siswi SMK di Sulawesi Selatan yang Menikah Pilih Berhenti Sekolah

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Bonus Atlet dan Pelatih Berprestasi Di Asian Games 2018

Mata Uang Riyal Iran Anjlok Drastis ke Titik Terendah Sepanjang Sejarah

Untuk peraih emas, individu mendapatkan Rp 1,5 miliar. Untuk ganda, masing-masing Rp 1 miliar. Bagi tim, masing-masing Rp 750 juta.

Khusus untuk peraih medali emas, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono menyatakan akan membangunkan rumah tipe 36 dengan kisaran Rp 70 juta-Rp 100 juta.

Untuk peraih medali perak tunggal, jumlahnya Rp 500 juta, ganda sebesar Rp 400 juta, dan atlet beregu mendapatkan Rp 300 juta per orang.

Adapun untuk setiap atlet tunggal yang merebut medali perunggu menerima Rp 250 juta, ganda Rp 200 juta, dan beregu Rp 150 juta per atlet.

Pemerintah juga memberikan kesempatan bagi seluruh atlet peraih medali untuk menjadi anggota PNS, atau Polri, maupun TNI tanpa melalui tes. (*)

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved