Pilpres 2019
Sebelum Jokowi Umumkan Wapres, Megawati Sempat Tawarkan Diri: Saya Masuk Nominasi Boleh Apa Enggak?
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pernah menggoda Presiden Joko Widodo pada proses penjaringan calon wakil presiden beberapa waktu lalu.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pernah menggoda Presiden Joko Widodo pada proses penjaringan calon wakil presiden beberapa waktu lalu.
Mantan presiden RI itu sempat bercanda dan meminta agar Jokowi memilih dirinya sebagai cawapres (calon wakil presiden).
Hal itu diungkapkan Megawati saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PDI-P di Kantor DPP PDI-P, Diponegoro, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).
• Deddy Mizwar Akan Jelaskan Sikap Politiknya saat Hadir di Ulang Tahun Partai Demokrat
Megawati mengatakan, awalnya ia sempat merasa lucu karena kedua rekannya di Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (BPIP) masuk kedalam bursa cawapres Jokowi. Keduanya yakni Mahfud MD dan Maruf Amin, yang sama-sama menjabat sebagai anggota dewan pengarah BPIP.
"Jadi ketika ada cerita soal katanya Pak Maruf dan Pak Mahfud, sepertinya saya ingin ketawa-ketawa saja. Aduh sahabat-sahabat saya masuk nominasi," kata Megawati yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP.
Megawati pun berseloroh ke Presiden Jokowi agar ia juga bisa masuk nominasi cawapres.

• Lee Sung Kyung Kejutkan Fans di Jakarta untuk Peluncuran Produk Terbaru Laneige
"Saya bilang ke Pak Jokowi, yang ganteng-ganteng pada masuk nominasi, saya juga masuk nominasi boleh apa enggak?" kata Megawati menceritakan ulang percakapannya dengan Jokowi.
Menurut Megawati, Jokowi saat itu langsung kaget mendengar permintaannya itu.
Jokowi tidak percaya Megawati yang pernah menjabat sebagai presiden RI mau menjadi cawapresnya.
"Pak Jokowi kaget, dan bilang ibu gitu kan," kata Megawati menirukan perkataan Jokowi.
"Emang enggak boleh Pak Jokowi?" Terus Pak Jokowi bilang, 'Ini benar atau tidak'," cerita Megawati yang langsung disambut tawa para kader PDI-P yang hadir.
• Masuk Kubu Jokowi-Maruf, Deddy Mizwar: Pilih yang Lebih Baik Atau Minimal Buruknya Kurang
Pada akhirnya, Jokowi memilih Maruf Amin.
Megawati mengatakan, siapapun cawapres yang dipilih, yang terpenting adalah dia mampu menjadi satu kesatuan dengan Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Saat Megawati Goda Jokowi agar Dipilih jadi Cawapres