Dahnil Anzar: Politik Kita Dirusak Oleh Akun Tuyul Sosmed
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjutak berkomentar terkait politik yang ada saat ini, Jumat (31/8/2018).
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
Yakin lah, aksi-aksi penghadangan terhadap tokoh-tokoh yg menginginkan ganti presiden justru membantu gerakan itu semakin besar, dan merendahkan simpati publik terhadap Pak Jokowi, maka saran saya Pak @jokowi perintahkan polisi bersikap tegas terhdp para gerombolan tersebut.
Aparat keamanan hrs segera merubah cara penanganan persekusi, bukan mereka2 yg menjadi korban yg disuruh bubar, namun para persekutor yg hrs ditindak tegas secara hukum. Tidak boleh ada yg melarang agenda legal sprt diskusi buku "kiri-kanan", "liberal", dll, penayangan film dsb.
Kontestasi Pilpres paling jorok adl ketika intimidasi terhadap mereka yg berbeda massif dan terbuka dilakukan dg mengabaikan hukum. Yakin lah sy dan masyarakat yg lain sejatinya tdk ikut2an bisa "kesal" dan bergerak. Pak @jokowi jng biarkan demokrasi kita dirusak.
Siapa pun yg melakukan persekusi itu terang perbuatan terbodoh ditengah kontestasi Pilpres, dan alam keterbukaan demokrasi, siapa pun berhak teriak ganti presiden atau tidak," tulis Dahnil Anzar Simanjuntak.
Lihat Videonya:
(TribunWow.com/Tiffany Marantika)