Breaking News:

Asian Games 2018

Presiden Joko Widodo: Paceklik Medali Emas di Cabang Tenis sejak Asian Games 2006 Berakhir

Jokowi memberikan apresiasi kepada pasangan ganda campuran Indonesia di olahraga tenis yang berhasil menyumbangkan medali emas.

Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
Humas Pelti
Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi kepada pasangan ganda campuran Indonesia di cabang olahraga tenis yang berhasil menyumbangkan medali emas.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut diungkapkan Jokowi dalam akun Instagram, @jokowi, pada Sabtu (25/8/2018).

Melalui unggahannya, Jokowi menuliskan, cabang olahraga tenis Indonesia akhirnya memberikan medali emas setelah sempat menghadapi paceklik sejak Asian Games 2006.

Pada Sabtu (25/8//2018) sore, pasangan ganda campuran tenis Indonesia, Cristopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi, akhirnya mempersembahkan medali emas untuk Indonesia usai bertanding di Jakabaring Tennis Court Center, Palembang.

Tonton Langsung Final Cabor Balap Sepeda BMX, Sandiaga Uno Beri Apresiasi untuk Para Atlet

Pasangan ini menang atas perwakilan dari Thailand, Luksika Kumkhum dan Sonchat Ratiwatana.

Jokowi menuliskan, medali emas terakhir dari cabor tenis diraih Indonesia dari beregu putri pada Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan.

Bahkan, emas yang diberikan ganda campuran cabor ini terakhir didapat pada 28 tahun lalu, ketika Hary Suharyadi dan Yayuk Basuki menjadi juara di Asian Games 1990 di Beijing.

"Paceklik medali emas Indonesia di cabang tenis yang berlangsung sejak Asian Games 2006, berakhir sore tadi di Jakabaring Tennis Court Center, Palembang. Pasangan ganda campuran Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi merebut emas dengan mengalahkan pasangan Thailand, Luksika Kumkhum dan Sonchat Ratiwatana.

Medali emas terakhir dari tenis diraih oleh Indonesia dari beregu putri pada Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan. Penantian atas emas dari ganda campuran bahkan lebih lama karena Indonesia terakhir kali mendapatkannya 28 tahun lalu, ketika Hary Suharyadi dan Yayuk Basuki menjadi juara di Asian Games 1990 di Beijing.

Dengan kemenangan ini, genap sudah sepuluh medali emas untuk Indonesia di Asian Games 2018," tulis Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Christoper Rungkat/Aldila Sutijadi berhasil mengalalahkan Luksika Kumkhum/Sonchat Ratiwatana (Thailand) pada partai final dengan skor 6-4, 5-7, 10-7.

Christo-Dila dari Cabor Tenis Sumbang Emas ke-10 untuk Indonesia

Pada awal set pertama, Christoper Rungkat/Aldila Sutijadi berhasil unggul terlebih dahulu atas Luksika Kumkhum/Sonchat Ratiwatana dengan skor 3-1.

Hingga set pertama berakhir, Christoper Rungkat/Aldila Sutijadi berhasil menang dengan skor 6-4 atas pasangan Thailand.

Pada set kedua, pasangan Indonesia kembali unggul terlebih dahulu dengan skor 1-0.

Namun, pasangan Kumkhum/Ratiwatana mengatasi ketertinggalan bahkan unggul dengan skor 2-3.

Halaman
12
Tags:
Asian Games 2018Joko WidodoTenis
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved