Idul Adha 2018

Dilarang Berpuasa, Inilah Amalan yang Dianjurkan di Hari Tasyrik

Hari tasyrik jatuh pada tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yakni 11, 12 dan 13 Dzulhijah.

Dilarang Berpuasa, Inilah Amalan yang Dianjurkan di Hari Tasyrik
tribunkaltim
ilustrasi orang berdoa 

TRIBUNWOW.COM - Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah dirayakan pada tanggal 22 Agustus 2018.

Pada hari tersebut, umat islam yang masuk dalam kategori mampu dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban.

Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah sedangkan hari tasyrik jatuh pada tiga hari setelah Idul Adha, yakni 11, 12 dan 13 Dzulhijah.

Dilansir TribunWow.com dari TribunJogja.com pada Minggu (29/7/2018), pada hari tasyrik, umat Islam dilarang untuk berpuasa, karena hari tasyrik disebut juga sebagai hari makan dan minum.

Sapi Kurban di Bintan Timur dan Denpasar Mengamuk saat akan Disembelih

Tidak boleh berpuasa pada hari tasyrik menurut kebanyakan pendapat ulama.

Alasannya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

“Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.”

An Nawawi rahimahullah memasukkan hadits ini di Shahih Muslim dalam Bab “Haramnya berpuasa pada hari tasyriq”.

Ibnu Rajab mengatakan:

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved